Setelah sukses dengan tiga pertunjukan sebelumnya, mantan Abang None Jakarta Maudy Koesnaedi kembali menggelar pertunjukkan keempat bertajuk 'Soekma Djaja'.
Maudy selaku produser sekaligus pendiri Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) akan memanfaatkan potensi para Abang None dalam pertunjukkan yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) pada 5-6 Juni 2013.
"Kami memang sengaja nggak ngundang bintang tamu. Saya ingin menggali potensi mantan Abang None Jakarta yang ada di bidang teater. Saya cukup kagum dengan antusias mereka. Karena mereka rela latihan berat untuk pertunjukkan ini. Mereka tidak dibayar untuk ini," ungkap Maudy usai jumpa pers 'Soekma Djaja' di Mamacita, Senayan City, Jakarta Pusat, Minggu (26/5).
Sebelumnya, Teater Abang None (Abnon) sukses menggelar tiga pertunjukkan bertajuk Cinta Dasima (2009), Si Doel (2010) dan Sangkala 9/10 (2011). Pertunjukkan saat itu mengundang bintang tamu seperti Indra Bekti dan Attalarik Syah yang merupakan mantan finalis Abang None.
Pertunjukan kali ini akan dimeriahkan dengan penampilan seni pertunjukan tradisional dan kontemporer, yang dikemas dalam bentuk cerita yang unik, menarik, serta modern. Sebanyak 30 Abang None, dilibatkan dalam lakon 'Soekma Djaja'. Kisahnya menceritakan tentang perjuangan grup gambang kromong yang berjuang dalam desakan ekonomi.
Renitasari Adrian, selaku Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengapresiasi pertunjukkan ini sebagai usaha anak muda untuk mempertahankan seni budaya Indonesia khususnya gambang kromong.
"Kami sangat mendukung niat dan upaya dari generasi muda yang tergabung dalam Teater Abnon yang mau mengangkat kembali kesenian tradisional khas daerah mereka sendiri dalam pementasan 'Soekma Djaja'," tutur Renitasari.
Pertunjukkan ini mendapat dukungan penuh dari Bakti Budaya Djarum Foundation. Panita membagi harga tiket dengan tiga kelas, yakni Rp 250 ripu (VIP), Rp 200 ribu (kelas 1), dan Rp 100 ribu (kelas 1). (kpl/pur/dar)
Advertisement
