Uya Kuya merupakan salah satu artis yang gemar menggunakan barang-barang mewah berharga fantastis. Mulai dari pakaian, jam tangan hingga sepatu.
Namun Uya Kuya marah besar tahu salah satu koleksi barang-barang mewahnya yakni sepatu dibakar oleh Nino Kuya, anak bungsunya. Nino membakar sepatu seharga Rp200 juta bersama Billy Syahputra.
Advertisement
Sepatu Uya Kuya Seharga Rp200 Juta Dibakar Sang Anak
Awalnya, Nino mengajak Billy untuk melakukan eksperimen membakar sepatu. Namun siapa sangka, yang menjadi percobaan adalah sepatu Off Qhite for Nike Air Jordan 1 Beaverton Oregon US seharga Rp200 juta.
"Hey guys ini aku bareng sama om billy. Ini aku udah pegang sepatunya papa. Ini Nike Air Jordan," kata Nino dikutip dari channel youtubenya.
"Pertanyaannya mau diapain nih sepatu papa?" tanya Billy kepada Nino.
"Mau kita bakar," jawab Nino.
Mendengar hal itu, Billy pun tampak terkejut. Dia pun awalnya tidak ingin ikut-ikutan dengan aksi anak Uya Kuya.
"Ah gua ga ikut ikutan. Gua ga mau ikut di vlog lo ," kata Billy.
Advertisement
Billy Tidak Percaya Harga Sepatu Uya Kuya Seharga Rp200 Juta
Billy awalnya mengaku tidak percaya dengan harga sepatu Uya Kuya seharga Rp200 juta tersebut. Sebab harga sepatu tersebut hampir seharga mobil.
"Ini harganya mahal hampir Rp200," kata Nino kepada Billy.
"200 apa? tanya Billy.
"Rp200 juta," jawab Nino.
"Mana ada sepatu 200 juta. Kalau misalkan Rp40 sampai Rp50 juta gua percaya. Masa harga Rp200 juta mau dibakar," kata Billy.
Advertisement
Berdalih untuk Eksperimen
Nino mengatakan, dirinya akan melakukan eksperimen terhadap sepatu milik ayahnya. Lantaran sepatu tersebut berharga mahal, dia ingin mencoba ketahanan sepatu tersebut.
"Karena kata orang kalau sepatu yang harga mahal itu ga akan rusak. Kita lakukan eksperimen," kata Nino.
"Ini kalau dibeliin mas berapa gram nih. Gua kasih ke nenek gua jingkrak jingkrak nih," kata Billy.
Nino kemudian minta izin kepada sang papa untuk membakar barang dengan dalih tugas sekolah. Namun Nino tidak menyebut jika yang dibakarnya tersebut merupakan sepatu super mahal sang papa. Uya Kuya yang tidak tahu pun mengizinkan lantaran sang anak berdalih untuk tugas sekolah melakukan eksperimen.
Advertisement
Uya Marah Besar
Uya Kuya pun tiba di rumah. Dia melihat kedua anaknya sedang membakar sesuatu di halaman rumahnya. Namun betapa terkejutnya uya saat melihat yang dibakar adalah sepatu kesayangan miliknya.
"Astagfirulloh itu sepatu papa," kata Uya Kuya.
"Nino apa sih maksudnya," tanya Uya kepada sang anak.
"Kan tadi Nino udah bilang mau eksperimen, papa udah izinin," jawab Nino.
"No ini mahal banget no," kata Uya.
Uya tampak terlihat kesal. Dia pun turut menyemprot Billy yang berada bersama Nino.
"Bil gue ini serius. Kalau becanda jangan kayak gini," kata Uya.
Advertisement
Uya Kuya Perlihatkan Harga Sepatunya
Uya Kuya kemudian membawa sepatunya yang sebagian telah hangus terbakar. Dia pun mempertanyakan apa yang dilakukan anaknya tersebut.
Namun Nino malah menyebut Billy yang memiliki ide untuk membakar sepatu sang papa. Namun Billy menampik hal tersebut.
"Karena idenya Bang Billy," kata Nino.
"Gue tahu lo mau ngeprank gua dan lo mau gantiin sepatu gue. Lo pikir bisa beli, ga bakalan ada di toko kayak begini bil," kata Uya.
Billy kemudian memperlihatkan harga sepatu super mahal miliknya. Leat layar ponselnya, Uya mmeperlihatkan harga sepatunya seharga 13,500 dolar.
"Ini gue engga mengada-ngada Bil," kata Uya.
Billy kemudian menghitung dengan kalkulator jika harga sepatu Uya tersebut yakni Rp191 juta.
Advertisement
Hanya Prank
Namun tiba-tiba Nino keluar dari rumahnya. Dia membawa sesuatu ke dalam rumah. Ternyata yang dibawa Nino adalah sepatu asli milik sang papa. yang dibakar Nino sebelumnya merupakan sepatu palsu.
"Ini apa nih," tanya Uya.
"Sepatu Air Jordan," jawab Nino.
Uya yang terlihat bingung. Dia kemudian membandingkan sepatu asli yang dibawa sang anak dengan sepatu yang telah hangus.
"Sepatu Papa nomor 11. Ini no 13 sepatu siapa?" tanya Uya.
"Selamat apa kena prank. Ini sepatu papa yang asli dan ini sepatu yang palsu," kata Nino
"Sekaran barang palsu itu cuma bedanya dikit. Dilihat dari mata susah liatnya tapi kalau udah profesional udah tau banget mana barang asli atau palsu," kata Nino.
