Kardinal Keith O'Brien asal Inggris mundur jadi pemimpin Gereja Katolik Skotlandia. Dia pernah dituding melakukan tindakan tak pantas terhadap tiga imam namun dia membantahnya. Di pengunduran dirinya dia meminta maaf atas kesalahan pernah dilakukan saat masih menjadi pastur senior.Situs bbc.co.uk melaporkan, Senin (25/2), selain itu O'Brien mengatakan tidak akan mengikuti proses pemilihan Paus baru. Itu artinya tidak akan ada perwakilan untuk menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik asal Britania. "Saya tidak ingin perhatian warga dunia pada saya tapi pada Paus Benediktus XVI dan penerusnya," ujar O'Brien.Meski mundur dari pemilihan Paus O'Brien akan ikut mendoakan agar gereja memilih orang yang tepat untuk kebaikan dan masa depan umat. Vatikan telah menerima surat pengunduran diri kardinal itu dan jaraknya hanya seminggu dari mundurnya Benediktus XVI memimpin Takhta Suci.Pengunduran diri mendadak O'Brien kembali memunculkan selentingan terjadi pada tiga dekade lalu saat dia dikabarkan mempunyai hubungan terlarang dengan tiga imam aktif dan satu imam sudah pensiun. Keempat imam ini mengadukan kelakuan bejat O'Brien pada mereka.Satu pastor mengatakan dia didekati O'Brien setelah doa malam saat dirinya masih ada di seminari St.Andrew, di Kota Drygrange. imam kedua malah telah melakukan hubungan badan. O'Brien juga seringkali menyuruh para imam untuk melayani nafsu bejatnya dan menemani dia mabuk-mabukan. "Alasan doa malam selalu dia gunakan agar bisa berbuat sodomi pada kami," ujar salah satu dari mereka enggan disebutkan namanya.
O'Brien membantah semua tuduhan itu dan telah meminta bantuan hukum. Jika perbuatannya terbukti jelas ini tamparan untuk Vatikan, apalagi selama ini O'Brien dikenal penentang hubungan sesama jenis.
