Tak lebih dari tiga putaran

Paling lama Paus baru sudah terpilih dan diumumkan besok.

Ardini Maharani
Oleh Ardini Maharani - Reporter
Tak lebih dari tiga putaran
Pertemuan kardinal menentukan Paus baru. m.terra.com.br ©2013 Merdeka.com

Proses pemilihan Paus atau konklaf bakal digelar hari ini di Kapel Sistina bersebelahan dengan Basilika Santo Petrus. Ini akan menjadi pemilihan pemimpin Takhta Suci yang ke-266.Perbedaan kali ini Paus terpilih tahun lalu masih hidup. Dia mengikuti jalannya pemilihan lewat sebuah biara di Vatikan. Saat Benediktus XVI terpilih, ritual dipersiapkan dengan sangat matang oleh Uskup Agung Piero Marini sudah memimpin perayaan liturgi dua dekade saat Takhta Suci berada di bawah kepemimpinan Paus Yohanes Paulus II. Meski sekarang berbeda namun prinsipnya tata cara masih sama sebab ada sebuah kitab pedoman.Paus baru akan terpilih jika suara mencapai dua pertiga atau 77 dari jumlah kardinal yang hadir yakni 115 dan memenuhi syarat untuk memilih dan pemilihan ini tidak selalu lancar hanya dalam satu putaran. Marini ingat saat para kardinal memilih Joseph Ratzinger delapan tahun lalu. Dia bukan calon kuat yang dijagokan, demikian juga Yohanes Paulus II. Ada dugaan mereka yang disebu-sebut calon kuat justru bukan yang terpilih sebab Paus memang tidak bisa diduga-duga. Sangat sulit menerka siapa nama muncul dari hasil konklaf.Dalam satu hari sejatinya terjadi dua putaran pemungutan suara. Benediktus XVI pun terpilih pada putaran ketiga, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail (2005). Setelahnya dia memberikan ucapan pertama kali dari balkon Basilika. "Saya hanya hamba sederhana dan bekerja di kebun anggur milik Tuhan. Dia berkarya dan bertindak pada hal yang kurang dan itulah yang menghibur saya," ujar Ratzinger saat itu. Sejak pertama kali memberikan sambutan itulah banyak umat Katolik mengaku Benediktus XVI tidak akan lama duduk di Takhta Suci, selain itu juga lantaran usia. Dia terpilih menjadi paus di umur 78 tahun, lebih tua dari pada Yohanes Paulus II saat terpilih.Yohanes Paulus II terpilih dalam putaran pertama. Langkahnya lebih mulus ketimbang Ratzinger. Namun konklaf kali ini dipastikan Paus baru terpilih paling lambat besok.

Rekomendasi