Pemerintah Arab Saudi menyerukan agar muslim sejagat sudah uzur tidak melaksanakan ibadah haji. Ini lantaran mencegah penyakit pernafasan akut (SARS) akibat virus corona Timur Tengah telah menewaskan 38 orang.
Situs asiaone.com melaporkan, Ahad (14/7), kementerian kesehatan Saudi mengeluarkan pernyataan mereka ingin melaksanakan rukun Islam kelima itu harus sehat jasmani dan jangan terlalu tua sebab akan sangat rentan terkena virus.
Mereka menghimbau para jompo untuk menunda ibadah haji tahun ini. Mereka yang punya penyakit kronis seperti jantung, ginjal, penyakit pernafasan lain seperti asma, dan diabetes juga disarankan tidak berhaji.
Mereka yang sehat namun punya kekebalan tubuh naik turun seperti ibu hamil dan anak-anak juga disarankan tidak berhaji tahun ini. Semua pernyataan itu diunggah ke situs kementerian kesehatan.
Pernyataan tidak menyebutkan berapa batas usia boleh berhaji tahun ini. Kementerian hanya mengatakan ini bagian dari tindak pencegahan agar tidak terjangkit virus.
Haji tahun ini bakal dilaksanakan Oktober. Pemerintah Saudi tengah bersiap-siap menerima para tamu Allah SWT itu. Mereka menyerukan agar masing-masing negara memonitor kondisi warga mereka dengan ketat. Warga yang tengah demam, batuk, kesulitan bernafas jangan dipaksakan berhaji.
Selain gangguan pernafasan akut. Virus corona Timur Tengah ini menyebabkan SARS dan dilanjutkan gagal ginjal secara cepat. Bahaya ini yang mengintai jutaan jamaah haji dan pemerintah Saudi tengah mati-matian mengupayakan penanggulangan virus ini.
