Seorang pejabat kesehatan di Negara Bagian Texas, Amerika Serikat, mengatakan seorang pasien didiagnosa mengidap penyakit dari virus mematikan Ebola. Dia menjadi pasien pertama di Amerika terkena penyakit yang sudah menewaskan sekitar 3.000 orang di Afrika itu.Dia diduga sudah terjangkit Ebola di Liberia sebelum kembali ke Amerika. Gejala penyakit itu muncul beberapa hari kemudian setelah dia tiba di Amerika. Dia kini berada dalam perawatan ruang isolasi sebuah rumah sakit, seperti dilansir surat kabar the Independent, Rabu (1/10).Sejumlah dokter dan pekerja kemanusiaan asal Amerika yang menangani Ebola di Afrika Barat kini sudah kembali dan dalam perawatan di rumah sakit.Warga Amerika pertama terjangkit Ebola di Liberia adalah Dr Kent Brantly. Dia kini sudah pulih setelah dipindahkan ke rumah sakit di Atlanta.Badan Kesehatan Dunia memperkirakan sudah 3.091 orang terjangkit virus Ebola hingga saat ini sejak merebak di Huinea Desember lalu. Virus itu lalu menyebar hingga ke Liberia, Sierra Leone, Nigeria, Senegal.
Kasus Ebola pertama muncul di Amerika
Dia kini berada di ruang isolasi di sebuah rumah sakit di Texas.
Advertisement
Rekomendasi
