Panitia Nobel Perdamaian di Oslo, Swedia, hari ini mengumumkan gadis Pakistan yang kepalanya ditembak Taliban, Malala Yousafzai, meraih Nobel Perdamaian bersama pegiat kemanusiaan asal India, Kailash Satyarthi.Komite Nobel Norwegia mengatakan kedua orang itu berhak mendapat nobel karena perjuangan mereka melawan penindasan terhadap anak-anak dan generasi muda, serta memperjuangkan hak anak-anak untuk mendapat pendidikan, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (10/10).Malala, kini berusia 17 tahun, adalah siswa sekolah dan pegiat pendidikan yang ditembak anggota Taliban dua tahun lalu.Satyarthi, 60 tahun, dikenal dengan tindakannya mempertahankan tradisi Mahatma Gandhi dalam menggelar protes damai di India untuk menentang eksploitasi terhadap anak-anak buat mendapatkan uang.
Gadis Pakistan yang ditembak Taliban raih Nobel Perdamaian
Dia mendapat penghargaan itu bersama pegiat India Kailash Satyarthi.
Advertisement
Rekomendasi
