ini mungkin cara yang bisa ditiru DKI Jakarta untuk mengurangi jumlah pengamen bersuara sumbang. Di Kota Plovdiv, Bulgaria, pemerintah setempat mengeluarkan aturan unik. Setiap pengamen mangkal alun-alun harus punya ijazah.
Koran the Sofia Globe melaporkan, Sabtu (28/3), aturan ini sontak diprotes kalangan musisi. Dalam keterangan pemkot, hanya mereka yang punya ijazah diploma jurusan musik diizinkan mengamen.
Aturan sertifikasi pengamen ini diberikan kepada mereka yang berencana mangkal di Area A. Yakni kawasan kota tua dan jalan pusat perdagangan kota terbesar kedua di Bulgaria itu. Ijazah juga diperlukan musisi untuk main di jalanan Area B, yakni kawasan alun-alun.
Sementara bagi mereka yang tidak punya sertifikat, hanya boleh main di area C, alias pinggiran kota. Itupun mereka wajib memajang foto diri di pakaian yang dipakai.
Walau dikritik, Pemkot Plovdiv beralasan perlu melakukan sertifikasi ini. Soalnya kota ini ditunjuk sebagai Ibu Kota Kebudayaan Eropa pada 2019 mendatang. Pemkot khawatir pengamen asal-asalan bikin malu citra kota di hadapan wisatawan asing.
Tidak semua musisi memprotes aturan tersebut. Georgi Dimitrov, salah satu pengamen kawakan, menyatakan di lapangan mereka saling sikut. "Dengan adanya aturan ini, maka pertikaian antar pengamen bisa dikurangi karena sudah ada wilayah masing-masing," tuturnya.
