Petir abadi adalah fenomena unik dan langka yang terjadi di Catatumbo, Venezuela. Petir di Catatumbo ditandai dengan guntur dan kilat yang sangat kuat dan berlangsung tanpa henti. Intensitas petir abadi ini menjadikan Catatumbo dikenal sebagai ibu kota petir dunia.
Dengan geografi dan iklim yang khas, Catatumbo menciptakan kondisi yang ideal untuk terjadinya badai petir pada malam hari. Hal ini disebabkan oleh pertemuan udara lembab yang bergerak ke daratan dengan udara pegunungan yang lebih dingin.
Fenomena ini dikenal sebagai petir Catatumbo, yang menyambar secara terus menerus selama sekitar setengah tahun. Di daerah ini, sambaran petir terjadi tanpa henti antara 260 hingga 300 hari dalam setahun, terutama dari bulan April hingga November, dengan intensitas mencapai 250 sambaran petir per 0,4 mil persegi (1 kilometer persegi).
Advertisement
Cekungan Maracaibo yang merupakan sebuah danau
Dilansir IFL Science, fenomena petir di Catatumbo telah menjadi objek penelitian para ilmuwan, termasuk peneliti dari NASA. Penelitian yang telah dilakukan selama lebih dari satu dekade ini memberikan wawasan mendalam tentang fenomena petir Catatumbo yang tidak pernah surut.
Petir abadi Catatumbo hanya muncul di cekungan Danau Maracaibo, Venezuela, yang disebabkan oleh kondisi geografis daerah tersebut. Fenomena ini terjadi di tepi Sungai Catatumbo, yang mengalir ke Danau Maracaibo. Lokasi ini berperan penting dalam proses pelepasan listrik karena kedekatannya dengan Laut Karibia dan pegunungan di sekitarnya.
Laut Karibia menyediakan aliran air hangat yang konstan, sementara sinar matahari tropis yang terik menarik kelembapan tambahan dari danau. Saat malam tiba, angin kencang mengangkut uap air hangat dari Laut Karibia dan Danau Maracaibo ke cekungan selatan. Uap ini berinteraksi dengan pegunungan, menyebabkan udara naik dengan cepat dan membentuk awan cumulonimbus.
Advertisement
Menerangi seluruh Amerika Selatan
Ketika tetesan air dari udara lembab bertemu dengan kristal es dari udara dingin, terjadi akumulasi muatan statis. Proses ini memicu pelepasan petir yang disertai suara gemuruh. Biasanya, petir terlihat setelah matahari terbenam dan saat malam hari.
Para ilmuwan mencatat bahwa Petir Catatumbo dapat menghasilkan hingga 28 sambaran petir per menit dan berlangsung terus-menerus selama sembilan jam di Danau Maracaibo.
Dalam waktu sembilan jam, lebih dari 15.000 sambaran petir terjadi, atau sekitar 1.000 sambaran dalam satu jam. Intensitas petir yang terus-menerus di Catatumbo menciptakan suasana malam di "ibu kota petir dunia" ini seakan menjadi siang hari, bahkan memungkinkan seseorang untuk melihat sekelilingnya. Energi listrik yang dilepaskan oleh fenomena petir Catatumbo cukup kuat untuk menerangi 100 juta bola lampu. Dalam sepuluh menit, Petir Catatumbo dapat menerangi seluruh wilayah Amerika Selatan. **(Tifani)**
