7 Makanan untuk Mengurangi Nyeri Haid dan 6 yang Bisa Memperparah

Ada beberapa makanan yang bisa membantu meredakan nyeri haid karena kandungan nutrisinya.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
7 Makanan untuk Mengurangi Nyeri Haid dan 6 yang Bisa Memperparah
7 Makanan untuk Mengurangi Nyeri Haid dan 6 yang Bisa Memperparah (Merdeka.com)

Saat menstruasi, banyak wanita yang mengalami nyeri haid yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Nyeri haid bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kontraksi rahim, peradangan, atau gangguan hormon.

Buat mengurangi nyeri haid, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memperhatikan asupan makanan.

Ada beberapa makanan yang bisa membantu meredakan nyeri haid karena kandungan nutrisi dan manfaatnya bagi tubuh.

7 Makanan untuk Mengurangi Nyeri Haid

7 Makanan untuk Mengurangi Nyeri Haid
Dok. Istimewa

1. Brokoli

1. Brokoli
Dok. Istimewa

Dilansir Halodoc, brokoli adalah sayuran hijau yang kaya akan vitamin A, C, B6, dan E. Vitamin-vitamin ini bisa membantu mengatasi peradangan dan kram pada rahim.

Selain itu, brokoli juga mengandung kalsium, kalium, dan magnesium yang bisa menyeimbangkan hormon dan tenangkan saraf.

2. Yoghurt Rendah Lemak

2. Yoghurt Rendah Lemak
Dok. Istimewa

Yoghurt rendah lemak adalah sumber kalsium yang baik untuk tubuh. Kalsium bisa membantu mengurangi kontraksi rahim yang menyebabkan nyeri haid.

Selain itu, yoghurt rendah lemak juga mengandung probiotik yang bisa menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mencegah sembelit.

3. Salmon

3. Salmon
Dok. Istimewa

Salmon adalah ikan yang kaya akan vitamin D dan B6. Vitamin D bisa membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan, yang penting untuk mencegah anemia saat menstruasi.

Vitamin B6 bisa membantu mengurangi iritabilitas dan nyeri pada payudara yang sering dialami saat PMS.

4. Telur

4. Telur
Dok. Istimewa

Telur adalah makanan yang mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin D, B6, dan E. Vitamin-vitamin ini bisa membantu melawan gejala PMS yang tidak nyaman, seperti perubahan mood, kelelahan, atau sakit kepala.

Telur juga mengandung protein yang bisa memberi energi dan rasa kenyang lebih lama.

5. Pisang

5. Pisang
Dok. Istimewa

Pisang adalah buah yang kaya akan vitamin B6 dan kalium.

Vitamin B6 bisa membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah perubahan mood saat PMS.

Kalium bisa membantu meringankan rasa kembung pada perut yang sering terjadi saat menstruasi.

6. Lemon

6. Lemon
Dok. Istimewa

Menurut artikel di Flo Health, lemon adalah buah yang kaya akan vitamin C dan serat.

Vitamin C bisa membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan, yang penting untuk mencegah anemia saat menstruasi.

Serat bisa membantu mencegah kejang otot yang menyebabkan nyeri haid.

7. Jeruk

7. Jeruk
Dok. Istimewa

Jeruk adalah buah yang mengandung lebih banyak vitamin C daripada lemon, dan juga magnesium, kalium, dan vitamin D.

Jeruk hampir memiliki kadar nutrisi yang sama dengan susu.

Jeruk bisa membantu menyeimbangkan hormon, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan meredakan nyeri haid.

6 Makanan yang Perlu Dihindari saat Nyeri Haid

6 Makanan yang Perlu Dihindari saat Nyeri Haid
Dok. Istimewa

1. Garam

1. Garam
Dok. Istimewa

Dilansir Healthline, mengonsumsi garam berlebihan dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat mengakibatkan perut kembung.

2. Gula

2. Gula
Dok. Istimewa

Gula boleh dikonsumsi dengan porsi sedang, tetapi jika terlalu banyak dapat menyebabkan lonjakan energi yang diikuti oleh penurunan energi drastis.

3. Kopi

3. Kopi
Dok. Istimewa

Kafein dapat menyebabkan retensi cairan dan dapat memperburuk kram haid.

4. Makanan olahan

4. Makanan olahan
Dok. Istimewa

Menurut artikel Flo Health, makanan kalengan, daging olahan, dan makanan lain yang dibuat dengan bahan kimia dan pengawet dapat memperparah gejala-gejala haid.

5. Permen dan camilan

5. Permen dan camilan
Dok. Istimewa

Jika ingin memuaskan selera manis, pilihlah buah-buahan segar, dan hindari camilan manis. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan perut kembung dan gejala haid lainnya.

6. Alkohol

6. Alkohol
Dok. Istimewa

Alkohol dapat memperburuk gejala haid, jadi sebaiknya hindari konsumsinya saat haid.

Rekomendasi