Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Jadi Lebih Subur, Wajib Tahu

Sperma berperan penting bagi kemampuan pria untuk memiliki keturunan. Satu dari enam pasangan mengalami masalah kesuburan dan angkanya terus meningkat. Sebagian masalah kesuburan pada pasangan ditentukan oleh kualitas sperma pria, ungkap sebuah studi besar di Skotlandia.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Jadi Lebih Subur, Wajib Tahu
Ilustrasi bercinta. ©shutterstock.com/mast3r

Sperma berperan penting bagi kemampuan pria untuk memiliki keturunan. Satu dari enam pasangan mengalami masalah kesuburan dan angkanya terus meningkat. Sebagian masalah kesuburan pada pasangan ditentukan oleh kualitas sperma pria, ungkap sebuah studi besar di Skotlandia. Jumlah sperma yang sangat sehat memang sangat diperlukan untuk menghasilkan pembuahan dan terjadi kehamilan.

Normalnya, ada sekitar 15 juta sperma per mililiter air mani. Meskipun demikian, bukan hanya jumlah sperma yang penting, beberapa kualitas lain dari sperma juga perlu diperhatikan seperti mortalitas (kecepatan berenang) serta bentuknya. Perlu kamu ketahui bahwa pria bisa memiliki bentuk sperma yang tidak normal hingga 96 persen dan masih dianggap sebagai contoh sperma normal selama parameter lainnya masih dalam batas normal.

Meskipun pria memiliki sperma yang tidak terlalu memenuhi syarat bukan berarti tak bisa memiliki anak. Hanya saja kesempatan untuk membuahi sel telur jadi berkurang. Berikut ini informasi lebih lengkap mengenai cara meningkatkan kualitas sperma jadi lebih subur, wajib tahu dirangkum dari Liputan6.com:

1. Makan Banyak Ikan

Cara meningkatkan kualitas sperma yang pertama adalah dengan mengonsumsi banyak ikan. Para peneliti di Harvard University mengungkapkan bahwa pria yang lebih banyak mengonsumsi ikan salmon dan tuna memiliki konsentrasi sperma 65 persen lebih banyak dibandingkan mereka yang jarang makan ikan tersebut. Ini karena ikan adalah sumber terbaik omega 3 serta protein yang penting bagi kesehatan sperma.

Tidur tanpa busana juga baik untuk kesehatan dan kesuburan menurut para peneliti. Pria yang memakai bokser di siang hari dan tidur tanpa pakaian dalam di malam hari memiliki risiko sperma rusak 25 persen lebih rendah dibandingkan pria yang tidur dengan pakaian dalam.

Peneliti dari National Institute of Child Health and Human Development, Maryland serta Standford University meneliti 500 pria selama 12 bulan. Peneliti melihat pilihan pakaian dalam mereka serta memonitor kualitas sperma para pria tersebut.

2. Hindari Makanan yang Dipanaskan dengan Microwave

Cara meningkatkan kualitas sperma berikutnya adalah dengan menghindari konsumsi makanan yang dipanaskan dengan microwave. Hal ini karena senyawa kimiwa bisphenol-A (BPA) bisa meleleh dan meresap ke dalam makanan yang dipanaskan.

Pria yang urinnya tinggi kandungan BPA secara signifikan memiliki persentase sperma motil yang rendah. Hal itu diungkap oleh para peneliti di Denmark. Jadi sebaiknya hindari memanaskan ulang makanan dengan wadah plastik dalam microwave.

Selain itu, makanan seperti keju, tabir surya, dashboard mobil, serta tirai mandi juga disebut para peneliti bisa mengganggu kesehatan sperma. Di sisi lain, pria yang lebih banyak makan daging merah serta daging olahan memiliki jumlah sperma normal yang lebih sedikit.

3. Ubah Gaya Hidup

Masalah gaya hidup seperti konsumsi alkohol, merokok dan konsumsi obat-obatan berdampak buruk pada fungsi sperma. Maka dari itu agar kualitas sperma menjadi lebih baik maka hentikan kebiasaan buruk tersebut. Faktor lainnya yang berdampak buruk pada kualitas sperma adalah stres. Maka penting bagi pria mengurangi kadar stres mereka.

4. Rutin Nge-gym

Menurut para peneliti di Harvard, pria yang berolahraga selama 15 jam atau lebih dalam seminggu memiliki konsentrasi sperma 73 persen lebih tinggi. Rutin berolahraga dipercaya dapat meningkatkan produksi antioksidan di seluruh tubuh.

Selain itu, peneliti di Belanda juga menemukan, pria dengan lingkar pinggang 40 inci atau lebih memiliki jumlah sperma lebih rendah. Sedangkan pria yang menonton TV lebih dari 20 jam seminggu memiliki jumlah sperma lebih rendah 44 persen.

5. Menghindari Celana Dalam Ketat

Selain rutin ngegym, cara meningkatkan kualitas sperma selanjutnya adalah dengan menghindari celana dalam ketat. Pakaian dalam yang ketat bisa mengganggu organ intim serta memengaruhi kesehatan sperma.

Pria yang mengenakan celana pendek 24 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami sperma motil dibandingkan pria yang memakai celana dalam ketat. Hal itu diungkap oleh studi tahun 2012.

Rekomendasi