Hendra Setiawan kini menjadi salah satu pihak yang turut berjuang di tengah krisis oksigen, khususnya di Kota Cimahi, Jawa Barat. Lulusan SMKN 1 Cimahi tersebut diketahui sedang melakukan uji coba terhadap temuannya bernama Oxymaker.
Mesin penghasil oksigen itu ia buat sendiri. Ia lakukan dengan berbekal kemampuan mengerjakan mesin pendingin bangunan yang diaplikasikan di beberapa bahan seperti komponen elektronik, tabung mini dan selang untuk menyalurkan udara bagi para pasien Covid-19 yang membutuhkan.
"Dari keprihatinan langkanya oksigen dan karena saya juga punya teknologinya, kenapa enggak saya kembangkan," ujar Hendra saat ditemui di kantornya, Jln. Mahar Martanegara No. 321, Kota Cimahi, melansir dari laman Instagram Disdik Jabar, Kamis (05/08).
Advertisement
Tidak Dikomersilkan
Karya Hendra bernama Oxymaker tersebut dihadirkan untuk membantu para pasien Covid-19 yang mengalami kesulitan mendapatkan oksigen. Selain itu Oxymaker buatannya tidak untuk dikomersilkan, mengingat alat tersebut juga masih harus menjalani uji coba di laboratorium.
Hendra berharap agar laboratorium kesehatan di wilayah Kota Cimahi dan sekitarnya bisa menguji temuannya itu, sehingga bisa segera disalurkan untuk membantu sesama.
"Jadi alat ini sudah tinggal dipakai, bagi warga Cimahi yang membutuhkan dan belum mendapatkan tabung oksigen nanti bisa kita pinjamkan gratis" kata pria yang juga Head Director dari PT Sinverho Energi Indonesia tersebut.
Advertisement
Menghasilkan Oksigen Lebih Tinggi
Oxymaker sendiri diketahui mampu menaikkan kadar oksigen yang dihasilkan. Proses tersebut berasal dari konsentrasi molekul pada air, yang terdiri dari Hidrogen dan Oksigen di dua tabung kecil.
Hendra mengatakan, pasien yang menghirup udara dari Oxymaker buatannya bisa mendapatkan kadar oksigen yang lebih dari cukup untuk membantu proses pemulihan Covid-19.
"Alat kita ini menaikkan purity oksigen yang dihasilkan dibanding dengan menghirup udara biasa. Dan ketika kita menghirup udara dari Oxymaker ini sendiri dia sudah bisa mendapatkan oksigen yang lebih" kata Hendra, mengutip channel Youtube Liputan6 SCTV.
Advertisement
Bantu Ringankan Beban Pasien Sebelum Masuk Rumah Sakit
Lebih lanjut Hendra mengatakan, dalam mesinnya tidak ada proses kimiawi dari komponen maupun kegiatan produksi oksigennya, sehingga lebih aman.
Dari dua tabung di bagian belakang alat Oxymaker tersebut terdapat alat pengatur oksigen dan selang menuju tangki kecil yang kemudian menghasilkan oksigen dan dialirkan melalui selang ke sungkup saat dikenakan pasien.
"Di sini juga tidak ada proses kimia yang dihasilkan, sehingga kita kemarin sudah turunkan ke beberapa pasien sebelum mereka mendapatkan ruangan di rumah sakit" tambah Hendra.
