Energi Alternatif adalah Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Berikut Penjelasannya

Energi dibutuhkan bagi aktivitas manusia terutama untuk kegiatan perekonomian, rumah tangga, industri, bisnis dan transportasi. Sudah banyak diketahui sebagian besar suplai energi di dunia berasal dari bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya non terbarukan.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Energi Alternatif adalah Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi mobil. ©Pixabay

Energi dibutuhkan bagi aktivitas manusia terutama untuk kegiatan perekonomian, rumah tangga, industri, bisnis dan transportasi. Sudah banyak diketahui sebagian besar suplai energi di dunia berasal dari bahan bakar fosil yang merupakan sumber daya non terbarukan.

Keberadaan energi alternatif begitu penting, mengingat kebutuhan energi terus meningkat, sementara sumber cadangan minyak bumi dan batu bara jumlahnya semakin menipis. Selain itu, penggunaan bahan bakar fosil sebagai energi berkontribusi terhadap kelebihan karbon di atmosfer sehingga menyebabkan pemanasan global.

Energi alternatif berasal dari sumber-sumber yang dapat diperbaharui tanpa batas, seperti tenaga hidro/air, tenaga matahari, tenaga angin maupun tenaga dari sumber yang dapat diproduksi secara berkelanjutan seperti biomasa.

Lebih jauh berikut ini informasi mengenai energi alternatif adalah bahan bakar ramah lingkungan, lengkap dengan penjelasannya telah dirangkum dari media.neliti.com:

Energi Alternatif adalah

Energi alternatif adalah bahan bakar ramah lingkungan atau pengganti dari energi berbahan konvensional. Energi terbarukan merupakan energi yang tidak dikhawatirkan jumlahnya karena energi ini berasal dari alam yang berkelanjutan.

Semakin berkurangnya bahan bakar konvensional di masa kini tentu saja energi terbarukan dan energi alternatif sangat diperlukan. Sementara itu, meningkatnya kebutuhan energi semakin melonjak. Dengan semakin berkurangnya jumlah yang berasal dari minyak ataupun batu bara, muncul berbagai alternatif sebagai substitusi dari energi minyak ataupun batu bara tersebut.

Energi alternatif meliputi energi surya, energi air, energi panas bumi, energi ombak, dan energi angin.

Manfaat Energi Alternatif

Ada banyak manfaat yang dapat kita ambil dari semua jenis energi alternatif tersebut, contoh yang paling umum dari pemanfaatan energi alternatif adalah energi matahari.

Sinarnya dapat digunakan untuk beragam keperluan, salah satunya untuk membuat pakaian yang telah dicuci menjadi kering. Manfaat lainnya dari energi alternatif adalah:

  • Dapat digunakan secara bersamaan sebagai sumber hybrid yang jauh lebih efisien.
  • Energi matahari bisa diolah menjadi panel surya yaitu suatu alat yang fungsinya adalah menangkap energi panas, yang biasanya dipasang di bagian atap suatu rumah.
  • Perputaran baling-baling dari energi angin akan menghasilkan suatu energi listrik yang dibutuhkan manusia.
  • Mampu menggantikan penggunaan batu bara sebagai salah satu sumber energi, yang dapat menyebabkan pemanasan global dengan energi biomassa.
  • Dapat mengubah bahan kimia menjadi energi listrik tanpa melalui pembakaran yang mampu menghasilkan karbondioksida, atau emisi gas lainnya.
  • Dapat digunakan sebagai metanol, propane, gas alam, etanol, bensin, atau hidrogen yang menjadi gas yang dapat diperbaharui.
  • Perawatan teknologinya terbilang sangat mudah.
Rekomendasi