Hampir 39 persen warga di wilayah administrasi Jakarta Utara tidak menggunakan hak pilihnya alias golput dalam Pilgub DKI 11 Juli lalu. Dari 1.162.153 pemilih di Jakarta Utara 700.635 pemilih yang menggunakan hak pilihnya."Jumlah pemilih dalam DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya 461.518, jadi kalau total kita 61 persen yang hanya menggunakan hak pilihnya," ujar Ketua KPU Jakarta Utara, Dedy Iskandar usai merekapitulasi hasil surat suara di Hotel Haris, Kelapa Gading, selasa (16/7).Meski hanya 61 persen warga yang mencoblos, namun Dedy menolak jika dikatakan KPU Jakarta Utara tidak melakukan sosialisasi dengan baik. Menurutnya, KPU Jakarta Utara telah berusaha untuk mensosialisasikan pilgub DKI Jakarta Utara 11 Juli lalu."Kita sudah banyak ya melakukan sosialisasi, melalui media, radio, tv, spanduk dan baliho," ujarnya.Dedy menambahkan saat ini jajarannya telah menyiapkan rencana baru untuk meminimalisir angka golput. "Kita ambil strategi baru agar masyarakat datang menghadiri TPS yang terdaftar untuk menggunakan hak pilihnya agar lebih banyak yang milih. Kita akan lebih gencar lagi sosialisasi," singkat Dedy.Berikut total rekapitulasi dari 6 kecamatan di wilayah Jakarta Utara:1. Foke-Nara: 214.449 suara.
2. Hendardji-Riza: 13.330 suara.
3. Jokowi-Ahok: 325.569 suara.
4. Hidayat-Didik: 75.330 suara.
5. Faisal-Biem: 23.523 suara.
6. Alex-Nono: 37.968 suara.Jumlah suara sah 690.196 suara dan yang dinyatakan tidak sah 10.439 suara.
