4 Calo terjaring razia di Pusat Pengujian Kendaraan Bermotor Cakung

Ke empat calo tersebut diperintahkan untuk membuat surat pernyataan di atas meterai 6000 untuk tidak mengulanginya.

Ronauli Manondangi Margareth
4 Calo terjaring razia di Pusat Pengujian Kendaraan Bermotor Cakung
Calo di balai uji kir Cilincing. ©2014 Merdeka.com

Meski sering dirazia, calo masih saja marak di Pusat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur. Terbukti ada empat calo terjaring razia di lokasi tersebut, Selasa (24/5).Dalam kali ini razia dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah yang juga melibatkan 15 petugas dari POM TNI AU, Garnisun dan Propram Polri."Kami razia calo berdasarkan banyaknya keluhan masyarakat karena keberadaan mereka biaya jadi mahal," kata Andri Yansyah, di lokasi, Selasa (24/5).Ke empat calo tersebut diperintahkan untuk membuat surat pernyataan di atas meterai 6000. Dengan satu tujuan mereka tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut."Kalau mereka kedapatan lagi jadi calo, saya tidak segan-segan melaporkan kepada pihak berwajib," ucapnya.Sementara salah satu calo bernama Mohammad Zen (60) mengakui bahwa dirinya melakukan profesi tersebut untuk mendapatkan uang. Dari profesi inilah dia bisa mendapatkan upah Rp 50 ribu per lembar surat."Saya cuma ambil upah Rp 50 ribu per lembar. Buat kebutuhan hidup, karena tidak punya keahlian apa-apa. Di rusun nganggur kan pusing, mau makan apa. Saya juga tidak memberikan uang ke petugas loket di dalam," tutur Zen.

Rekomendasi