Polisi memburu sindikat penipuan bermodus kerja dengan like dan subscribe YouTube. Sosok pelaku telah teridentifikasi.
Polisi menelusuri keberadaan pelaku via nomor rekening dan nomor telepon genggam yang sudah didapatkan.
"Kita lagi lacak juga doakan kita mengungkap ini," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (11/5).
Advertisement
Identitas Pelaku
Yogen menerangkan, identitas pelaku diketahui dari tiga nomor rekening. Diduga digunakan untuk menampung uang hasil penipuan.
Namun, Yogen masih perlu pastikan pelaku menggunakan identitas asli atau palsu pada saat pembuatan rekening
"Sudah kita lacak semua, ada 2, 3 rekening sama beberapa nomor telepon," ujar dia.
Menurut dia, berdasarkan penyelidikan posisi pelaku ada di Banjarmasin dan di Cianjur.
"Sementara di luar kota semua," ujar dia.
Dalam kasus ini, korban yang melapor sekitar 10 orang. Adapun, salah satunya adalah NAG. Yogen belum dapat menaksir kerugian yang ditanggung oleh para korban.
"(Kerugian) sementara yang baru tidak lanjuti kita beranjak dari satu LP itu, kita berkembang ke LP lain. Di Polres Depok mungkin sekitar 10 mungkin," ujar dia.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com
