FOTO: Musim Kemarau Membawa Berkah Bagi Penjual Air Bersih Keliling di Jakarta

Musim kemarau berkepanjangan membuat penjual air bersih keliling meraup keuntungan lebih.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
FOTO: Musim Kemarau Membawa Berkah Bagi Penjual Air Bersih Keliling di Jakarta
FOTO: Musim Kemarau Membawa Berkah Bagi Penjual Air Bersih Keliling di Jakarta (Merdeka.com)

Musim kemarau yang berkepanjangan membuat penjual air bersih keliling di Jakarta mengalami peningkatan permintaan.

Musim kemarau yang panjang membuat permintaan air bersih di Kota Jakarta mengalami peningkatan.

Di Jakarta Barat misalnya, penjualan air bersih mengalami peningkatan meski tidak terlalu tinggi.

Musim kemarau yang panjang membuat permintaan air bersih di Kota Jakarta mengalami peningkatan. <br><br>Di Jakarta Barat misalnya, penjualan air bersih mengalami peningkatan meski tidak terlalu tinggi.
Dok. Istimewa

kondisi ini membuat penjual air bersih meraup tambahan penghasilan.

kondisi ini membuat penjual air bersih meraup tambahan penghasilan.
Dok. Istimewa

Sementara itu, warga harus merogoh kocek Rp5.000 untuk harga satu jeriken air bersih.

Sementara itu, warga harus merogoh kocek Rp5.000 untuk harga satu jeriken air bersih.<br>
Dok. Istimewa

Harga tersebut dianggap pantas karena ketersediaan air bersih sangat mutlak diperlukan untuk beragam keperluan rumah tangga.

Harga tersebut dianggap pantas karena ketersediaan air bersih sangat mutlak diperlukan untuk beragam keperluan rumah tangga.
Dok. Istimewa

Warga sudah banyak membeli air tersebut sebagai kebutuhan utama sehari-hari.

Warga sudah banyak membeli air tersebut sebagai kebutuhan utama sehari-hari.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Keberadaan para pedagang air bersih keliling ini sedikit membantu mereka yang dilanda kesulitan mendapatkan air terutama di musim kemarau saat ini.

Pedagang mengisi air bersih ke dalam jeriken saat disiapkan untuk dijual keliling dengan gerobak dorong di kawasan Jakarta Barat, Senin (18/9/2023).

Pedagang mengisi air bersih ke dalam jeriken saat disiapkan untuk dijual keliling dengan gerobak dorong di kawasan Jakarta Barat, Senin (18/9/2023).
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Rekomendasi