PT Michelin Indonesia bersama Kepolisian Daerah Khusus Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dan Road Safety Association (RSA) Indonesia melakkan kampanye keselamatan berkendara atau "Road Safety Day" di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu kemarin (1/12).
Michelin memfokuskan program road safety pada dua hal yaitu, pengecekan ban secara berkala (Fill Up with Air) dan edukasi untuk anak usia sekolah. Hal ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan berlalu lintas sejak dini kepada anak, sehingga ke depan mereka lebih memahami tentang peraturan dan tata tertib berlalu lintas.
Selain itu, anak dan remaja sering menjadi korban dalam kecelakaan. Sejak berdiri resmi di Indonesia, 3 tahun yang lalu, Michelin di Indonesia telah menggelar Kampanye Road Safety.
"Ban merupakan aspek penting dalam keselamatan berkendara di jalan raya. Dengan memahami karakter ban dan melakukan cek kondisi ban secara berkala, pengemudi dapat mengurangi risiko berkendara, ujar Jean-Charles Simon, Country Director PT Michelin Indonesia.
Data Kepolisian Republik Indonesia mencatat, di tahun 2012 total kecelakaan lalu lintas mencapai 109.038 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 25.131 orang. Artinya dalam sehari terdapat 81 orang meninggal atau 3 orang per jam.
Selain disebabkan oleh tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor, faktor kesalahan manusia (human error) turut berperan besar terhadap terjadinya kecelakaan di Indonesia. Rendahnya kesadaran berlalu lintas dan pemahaman yang terbatas mengenai keamanan berkendara (road safety) merupakan beberapa masalah mendasar yang harus segera diatasi.
Kota Jakarta merupakan wilayah dengan populasi kendaraan bermotor tertinggi di Indonesia. Tahun ini misalnya, dari total penjualan mobil yang diperkirakan mencapai 1,2 juta unit (data Gaikindo) dan motor mendekati 8 juta unit (data AISI) sebagian besar terkonsentrasi di Jakarta.
Jumlah kecelakaan di DKI Jakarta selama tahun 2013 mencapai sebanyak 5.959 kejadian dengan korban meninggal sebanyak 616 orang. Dari jumlah tersebut penyebab terbesar kecelakaan adalah pengemudi lengah.
"Sebagai ibukota negara dan pusat bisnis, risiko lalu lintas di Jakarta semakin tinggi. Karena itu Polda Metro secara konsisten menggelar berbagai operasi zebra untuk meningkatkan ketertiban dan kesadaran berlalu lintas. Mulai 28 November sampai 11 Desember Polda Metro menggelar operasi Zebra 2013," ujar Kombes Pol Chryshnanda Dwilaksana, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Sementara Ketua Umum Road Safety Association (RSA) Indonesia, Edo Rusyanto menambahkan, sinergi antar perusahaan atau stakeholder terkait dalam mengkampanyekan road safety sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat. Kampanye road safety dapat lebih massif jika menyinergikan seluruh pemangku kepentingan keselamatan jalan dengan masyarakat.
Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang mencapai 80-an jiwa per hari juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi. Bahkan, kerugian ekonomi secara langsung dan tidak langsung mencapai Rp 200 triliun per tahun.
"Salah satu jurus menanamkan kesadaran berlalu lintas jalan yang aman dan selamat adalah melalui edukasi dan kampanye secara berkelanjutan di sekolah-sekolah," jelas Edo.
Sejak 2007, RSA Indonesia mengkampanyekan keamanan dan keselamatan berkendara di jalan raya demi kehidupan keluarga Indonesia yang lebih baik. Selain edukasi, kata Edo, butuh penegakan hukum yang tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu. "Hal itu mutlak karena pemicu kecelakaan dominan oleh perilaku berkendara tidak tertib," tegasnya.
(kpl/nzr/sdi)