Bom rakitan meledak di dekat Mapolsek Rajapolah Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (20/7) dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB. Bom yang dimasukkan dalam panci presto mengeluarkan letupan meski tidak memiliki daya ledak tinggi.Kapolda Jabar Irjen Pol Suhardi Alius menjelaskan bom dibawa dua orang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio. Keduanya menggunakan jaket dan helm.Mereka yang datang dari arah Tasikmalaya masuk ke pelataran Polsek Rajapolah. Salah satunya kemudian menaruh benda tersebut. Saat itu ada sekitar enam anggota sedang berjaga."Jadi disimpan di sisi-nya. Anggota kita banyak ada enam orang sedang berjaga," terangnya. Mengetahui ada letupan-letupan anggota tersebut langsung menyiram bom yang berisikan rangkaian detonator beberapa konten seperti gotri, dan kabel-kabel."Anggota mendengar ada letupan seperti mercon dan keluar asap. Langsung disiram oleh anggota karena kelihatan kabel," terangnya. Kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Bandung dengan melawan arus lalu lintas.Bom meledak yang tidak sempurna itu ditemukan juga di dalamnya benda tajam seperti paku dan timah yang dirangkai. Ada juga telepon genggam sebagai pemicu ledakan.Bom rakitan saat ini sudah diamankan unit Penjinak Bom untuk diidentifikasi. Sementara Mapolsek Rajapolah sudah dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan aksi teror bom tersebut. "Kita tidak tinggal diam untuk mencari pelakunya," tuturnya.
Ini kronologi pelemparan bom Mapolsek Rajapolah Tasikmalaya
Bom ditaruh di sebelah para polisi yang sedang berjaga. Pelaku lantas kabur melawan arus jalan raya.
Advertisement
Rekomendasi
