BIN: Polisi ditembak untuk ganggu stabilitas keamanan

"Agar masyarakat semakin terintimidasi karena situasi ini membuat masyarakat tidak tenang," ungkap Marciano.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
BIN: Polisi ditembak untuk ganggu stabilitas keamanan
Marciano Norman. ©2012 Merdeka.com/Arie Basuki

Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Marciano Norman mengatakan, motif penembakan yang diarahkan kepada aparat kepolisian dilakukan untuk mengganggu stabilitas keamanan. Dengan situasi itu, para pelaku ingin membuat masyarakat tidak tenang dan tidak merasa aman dalam melakukan aktivitasnya."Motifnya tentu mengganggu stabilitas keamanan, agar masyarakat semakin terintimidasi karena situasi ini membuat masyarakat tidak setenang yang mereka lihat," ungkap Marciano saat menghadiri sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (23/8).Tak hanya itu, rangkaian kerusuhan di dalam lembaga pemasyarakatan yang sudah beberapa kali terjadi juga memberikan rangkaian buruk bagi aparat keamanan secara nasional meski keduanya merupakan bagian terpisah. Kondisi itu dinilainya dapat mengganggu ketentraman masyarakat secara umum.Meskipun bagian terpisah, sistem pengamanan lapas harus segera di tata, tidak bisa seperti sekarang. "Kejadian di kota ini, kota itu, besok lusa di kota lain, lama-lama sangat berpengaruh kepada ketenteraman masyarakat," ujarnya.Penembakan terhadap polisi belakangan marak terjadi. Kasus terakhir adalah penembakan yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang. Dua polisi yaitu Bripda Maulana dan Aipda Kus Hendratna, anggota Polsek Pondok Aren tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal.

Rekomendasi