Bertemu seniman tato langganan selebriti

Popularitas tato juga dimanfaatkan para seniman tato ini dengan mematok harga yang besar untuk hasil karya mereka.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Bertemu seniman tato langganan selebriti
Seniman tato E Kurdian. ©2013 Merdeka.com

Tato atau seni menggambar di tubuh sudah banyak bertransformasi dari tahun-tahun. Jika di era 90-an seorang bertato dianggap sebagai penjahat, justru kini tato dinilai sebagai contoh gaya hidup yang keren. Termasuk yang diperlihatkan oleh sejumlah selebriti Tanah Air.Berubahnya citra tato ini, menyebabkan banyak seniman tato tidak lagi asal-asalan menggambar tato di tubuh manusia. Mereka menyadari karya mereka semakin disorot terutama oleh muda-mudi pecinta tato.Popularitas tato juga dimanfaatkan para seniman tato ini dengan mematok harga yang besar untuk hasil karya mereka. Apalagi jika mereka adalah seorang artis tato yang punya spesifikasi khusus. Seperti para seniman tato realis."Realis itu lebih ke potret wajah, karena kalau ke potret wajah itu enggak semua orang bisa bikin, musti apa spesial. Yang bikin mahal itu spesialisasinya. Realis itu dari size detail, tingkat kesulitan beda," terang seniman tato, E Kurdian B Pangaribuan kepada PulseFeed di studio tato Bucksbucks tattoo, Jakarta, Jumat (30/8).Pria yang akrab disapa Uca ini mengatakan, sebenarnya tidak batasan baku dalam menentukan harga tato. Harga biasanya tergantung dari ukuran, desain dan negosiasi dengan artist tattoo. Untuk harga termurah membuat tato adalah Rp 250 ribu."Di sini sudah spesialis semua. Harga termurah minimal yang standar Rp 250 (ribu) itu minimal kayak bikin tahi lalat Rp 250 ribu," lanjut seniman tato yang juga ahli tindik ini.Uca mengaku pernah mengantongi uang hingga puluhan juta dari kerjanya sebagai seniman tato. Sebab saat itu klien meminta dibuatkan banyak tato di tubuhnya."Mungkin seandainya mahal karena dia bikin banyak ditotal, jadi Rp 15-20 juta itu yang termahal," ucapnya bangga.Namun tak jarang juga kliennya kesulitan membayar saat ingin membuat tato yang besar. Cara ini dia akali dengan membebaskan kliennya untuk mencicil, sembari menunggu masa penyembuhan selama ditato."Sepunggung itu bisa sampai 50 juta jadi ya udah ya nyicil dulu. lagipula orang bikin sepunggung enggak kuatlah antibodinya. Jadi kita selesain outline-nya dulu, kalau sudah healing selama 2 minggu penyembuhannya gimana dia ada uang mau ditambah lagi bisa. Kalau ada duit Rp 1 juta nih dia bikin, ada Rp 10 juta dia bikin," tutup lelaki bertindik dan bertato ini.

Rekomendasi