Ibu Negara Ani Yudhoyono secara resmi diangkat menjadi Duta Sanitasi Nasional 2014. Dengan jabatan barunya itu, Ani diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat atas sanitasi dan lingkungan. Gelar tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di hadapan peserta Jambore Sanitasi Tahun 2014. "Duta-duta sanitasi tingkat provinsi dan nasional untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. Diharapkan sebagai agen perubahan yang menyeluruh, baik di lingkungan sekolah, dan rumah serta lingkungan," ujar Djoko saat memberi sambutan pada Silahturami Jambore Sanitasi Tahun 2014 dan Penobatan Duta Sanitasi Nasional 2014 di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/6).Djoko menjelaskan, program itu dilakukan untuk menyelamatkan air bersih di masa mendatang, termasuk menghentikan masyarakat dari kebiasaan buang air sembarangan. Inspirasi tersebut timbul karena keberadaan air bersih bagi masyarakat sudah semakin sulit diakses."Kontribusi duta sanitasi, yaitu telah terjadi perubahan di lingkungan sekolah dan keluarganya untuk tidak BAB sembarangan, di lingkungan rumah jumlah anak-anak yang terpapar itu adalah 15 ribu orang. Mereka juga turut aktif berperan seperti ASEAN Pasifik, stakeholder forum Indonesia waterweek," paparnya.Terkait pelaksanaan Jambore Nasional tersebut, Djoko mengklaim telah terjadi perbaikan yang cukup signifikan terhadap kebiasaan masyarakat. Para peserta yang seluruhnya terdiri dari siswa-siswa dari sejumlah sekolah se-Indonesia, mereka diberikan pembekalan soal drainase dan air minum."Materi yang diberikan selama pembekalan tidak hanya drainase dan air minum, tetapi juga materi lingkungan layak huni, dan ada juga praktek kerja lapangan," pungkasnya.
Ibu Ani kampanye agar masyarakat stop BAB sembarangan
Ibu Negara Ani Yudhoyono secara resmi diangkat menjadi Duta Sanitasi Nasional 2014.
Advertisement
Rekomendasi
