Sidarto berharap Perppu Pilkada jangan 'dimainkan' lagi

"Jangan hak mereka lalu kita bantai begini. Ini kemunduran yang luar biasa," jelas Sidarto.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Sidarto berharap Perppu Pilkada jangan 'dimainkan' lagi
Ketua MPR berbincang dengan PulseFeed. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sidarto Danusubroto berharap rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan Perppu UU Pilkada benar akan dilakukan. Dia berharap, Perppu ini tidak menjadi mainan politik baru."Jangan sampai ini dimainkan lagi. Kita cukup babak belur, bahwa hak asasi rakyat untuk memilih itu dibantai di sini," ujar Sidarto usai hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta, Rabu (1/10)."Kita ini wakil yang dipilih mereka kita harus menyuarakan kehendak rakyat. Jangan hak mereka lalu kita bantai begini. Ini kemunduran yang luar biasa," jelas bekas ketua MPR ini.Sidarto mengatakan bukan hanya rakyat Indonesia yang mengecam UU ini, tetapi juga dunia internasional. "Anda lihat sendiri bagaimana reaksi di social media, pers bahkan dunia. Koran-koran Amerika, Jepang semua menyayangkan kemunduran demokrasi Indonesia seluruh dunia itu," ujarnya."Mudah-mudahan UU Pilkada ini dibatalkan karena ini kan permintaan dari rakyat Indonesia," ujar dia. Sidarto mendukung apapun upaya pemerintah SBY untuk membatalkan UU tersebut, baik melalui Perppu maupun melalui uji materi di MK. "Saya dukung apapun itu," ujarnya.Menurut Sidarto, hal ini dapat menjadi carry over pada pemerintahan Jokowi mendatang. Wacana SBY ingin membuat Perpu terkait UU Pilkada diminta jangan dimainkan lagi.

Rekomendasi