Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengatakan Komisi III tetap melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap dua calon pimpinan (capim) KPK untuk menggantikan Busyro Muqoddas yang habis pada 10 Desember 2014. Meskipun KPK ingin agar seleksi pimpinan KPK dilakukan serentak pada 2015.Pihaknya menerima masukan KPK yang ingin seleksi dilaksanakan pada 2015. Namun pihaknya tetap akan melakukan seleksi terhadap Busyro yang maju lagi menjadi calon dengan Roby Arya Brata."Pimpinan KPK sampaikan prinsipnya lebih prefer dilakukan bersama-sama pada 2015 dan apabila langkah ini diputuskan Dewan tidak akan ganggu kinerja KPK dan tidak ganggu internal KPK. Tapi apabila Dewan ambil kebijakan lain, mereka akan menghargai," ujar Benny di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/12).Pihaknya bakal rapat internal lebih dulu soal masukan dan keinginan dari KPK itu. Dia menyatakan, dua calon pimpinan yang sedang diseleksi ini sudah diajukan ke Presiden Jokowi."Tetap dilakukan (fit and propertest), adakan internal komisi untuk tentukan tentang sikap itu. Capim sudah diajukan presiden, dan presiden pemerintah sudah kirim surat pada kami yang isinya Menkum HAM serahkan sepenuhnya pada Dewan untuk memproses lebih lanjut karena presiden sudah ajukan dua," tegas dia.Benny menambahkan, pihaknya melakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada dua calon ini pada Rabu (3/12) nanti. Dia masih yakin akan terpilih satu pimpinan pengganti Busyro sebelum reses anggota DPR pada 5 Desember nanti."Rabu akan tetap kami lakukan fit and proper tes," terang dia.
Beda dengan usul KPK, Komisi III tetap gelar seleksi capim
KPK ingin agar seleksi calon pimpinan digelar serentak pada 2015.
Advertisement
Rekomendasi
