Pengalaman Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti sebagai pengusaha ikan membuatnya harus berhadapan dengan perilaku koruptif pejabat-pejabat daerah. Dia pun mengakui sangat susah bagi pengusaha jika tidak melakukan gratifikasi.Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam dialog Perempuan Anti Korupsi di hotel Grand Tjokro, Yogyakarta, Rabu (10/12)."Sangat susah pengusaha tidak melakukan gratifikasi, karena everything is corrupted," cerita pada peserta dialog.Meski demikian, saat menjadi pengusaha dia selalu menolak jika harus melakukan gratifikasi dan suap kepada pejabat. "Saya ini pengusaha, kalau tidak butuh pesawat saya ya sudah, saya tidak akan pernah kasih setoran," tegasnya.Dia punya pengalaman saat mobil angkutan pembawa solarnya ditahan karena tidak memberikan uang sejumlah Rp 100 juta. Meski bisnisnya menjadi terhambat, dia tetap menolak. Pasalnya dia yakin jika memberikan uang, pasti selanjutnya dia akan kembali dimintai uang."Nggak papa ditahan, setelah sepuluh hari baru bisa jalan. Soalnya kalau saya kasih, besok-besok mereka pasti minta lagi," ungkapnya.Dia pun bersyukur dengan dibentuknya KPK. Paling tidak, sudah banyak pejabat yang berpikir ulang untuk melakukan korupsi. "Masyarakat juga tidak perlu takut, kalau ada yang korupsi lapor ke KPK, karena imbasnya korupsi ke kita-kita juga masyarakat," tegasnya.
Menteri Susi ngaku kerap diperas pejabat saat jadi pengusaha
Susi punya pengalaman saat mobil angkutan pembawa solarnya ditahan karena tidak memberikan uang sejumlah Rp 100 juta.
Advertisement
Rekomendasi
