Tiga jam bentrok, tawuran warga Klender dibubarkan polisi

Selama tiga jam lebih, mereka saling melempar batu. Tawuran itu akhirnya dibubarkan polisi menembakan gas air mata.

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Tiga jam bentrok, tawuran warga Klender dibubarkan polisi
Ilustrasi tawuran pelajar. ©2014 Merdeka.com

Tawuran antara dua kelompok warga terjadi di Jalan Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur, Kamis (21/5) dini hari. Selama tiga jam lebih, mereka saling melempar batu. Tawuran itu akhirnya dibubarkan polisi menembakkan gas air mata.Tidak jelas penyebab tawuran kali ini. Dua kelompok warga yang berasal dari Pasar Jagal dan Kebon Singkong selama ini dikenal musuh bebuyutan. Menurut Petugas Pelayanan Masyarakat Polsek Duren Sawit, Aiptu Warsono, tawuran yang berlangsung sejak pukul 01.00 WIB ini berhasil dibubarkan sekitar pukul 03.30 WIB."Baru saja tawurannya bubar," ujar Warsono saat dihubungi PulseFeed.Warsono menjelaskan belum bisa memberikan info terkait berapa banyak warga yang melakukan tawuran, berapa banyak kerugian dan berapa korban akibat tawuran tersebut."Kami masih belum bisa memberikan info lebih lengkap, karena personel kami masih melakukan pengamanan di sana guna berjaga-jaga. Jadi kami belum tahu data akibat tawuran tersebut. Hanya ada sisa gas air mata bekas penanganan tawuran," jelasnya.Namun akibat tawuran yang terjadi di jalan raya tersebut, Warsono mengatakan beberapa ruas jalan sempat ditutup."Seperti dari sepanjang jalan Klender ke arah Pondok Kopi dan arah Jatinegara sempat ditutup, jalan depan LP Cipinang juga sempat ditutup. Selain itu Seluruh Kereta menuju Jakarta tertahan di Stasiun Cakung, Bekasi, Tambun, Cikarang & Cikampek pun sempat diberhentikan sementara waktu," jelasnya.Warsono mengatakan, untuk saat ini semua lalu lintas yang sempat tertutup/tertahan tersebut sudah bisa berfungsi normal kembali. Namun pihaknya masih mengamankan lokasi guna mencegah terjadinya tawuran kembali.

Rekomendasi