Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menikmati musim libur Lebaran. Bagi mereka berkantung tebal tentu bakal melakukan pelbagai cara untuk memuaskan hasratnya. Tren menaiki kereta wisata salah satunya.Salah satu pejabat negara bahkan rela menyewa kereta wisata milik PT Kereta Api Pariwisata ini. Dia adalah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso. Bang Yos, sapaan akrabnya, bahkan memboyong 22 anggota keluarga.Bang Yos menaiki kereta wisata bertema Toraja. Alasan menyewa kereta mewah itu, lantaran dia ingin bernostalgia. Bekas gubernur DKI Jakarta itu menaiki kereta dari Yogyakarta menuju Jakarta."Saya penggemar kereta api. Dari pangkat Letnal sampai pangkat Kolonel menggunakan kereta api. Ini luar biasa nostalgia," kata Sutiyoso di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (10/7) kemarin.Dilansir indorailtour.com, tarif penyewaan kereta wisata itu mencapai Rp 26 juta untuk sekali perjalanan. Pada gerbong kereta wisata itu memang berisi pelbagai macam fasilitas kelas wahid.Mulai dari mini bar, ruang rapat, karaoke hingga kasur empuk untuk beristirahat. Penumpang juga tidak perlu khawatir tidak dapat makan. Karena harga sebesar itu sudah mencakup semuanya.
Menurut Bang Yos, kondisi kereta api saat ini mengalami perubahan drastis sehingga membuatnya merasa bahagia ketika menaikinya."Jika dibanding puluhan tahun lalu saat pangkat saya masih letnan, kondisi kereta api saat ini bisa dikatakan seperti bumi dan langit. Dulu, naik kereta api itu menderita, tetapi sekarang naik kereta api itu bahagia," ujarnya.Sutiyoso mengaku sangat terkesan dengan perkembangan kereta api yang mampu berubah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selaku pengguna jasa. Dia menilai, fasilitas yang dimiliki kereta api, baik stasiun maupun gerbong kereta sudah semakin baik, termasuk ketepatan waktu pemberangkatan kereta sehingga bisa menjadi andalan masyarakat.Oleh karena itu, lanjut dia, PT KAI perlu terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk lebih memilih transportasi kereta api. "Jika fasilitas yang ditawarkan semakin bagus dan nyaman, maka akan banyak masyarakat yang memilih menggunakan kereta. Tetapi ingat, PT KAI juga harus siap jika permintaan masyarakat terhadap kereta api meningkat tajam," ujarnya.Sutiyoso memilih menggunakan kereta wisata 'Toraja' untuk kembali ke Jakarta. Gerbong kereta wisata tersebut disambung dengan gerbong kereta Taksaka Lebaran relasi Yogyakarta-Jakarta.
