Tembok sampai jebol akibat bom rice cooker di Bekasi diledakkan

Kombes Umar Surya Fana mengatakan, bangunan indekos di Jalan Bintara Jaya VIII, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, mengalami kerusakan cukup parah setelah bom berbentuk rice cooker ditemukan dan diledakkan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tembok sampai jebol akibat bom rice cooker di Bekasi diledakkan
Tembok hancur akibat bom rice cooker di Bekasi diledakkan. ©2016 Merdeka.com/Adi Nugroho

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengatakan, bangunan indekos di Jalan Bintara Jaya VIII, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, mengalami kerusakan cukup parah setelah bom berbentuk rice cooker ditemukan dan diledakkan."Kerusakan mencapai 100 persen, temboknya pembatas kamar sampai jebol," kata Umar, Selasa (13/12).Hal ini, kata dia, dikarenakan bom dalam kamar indekos dihuni calon pengantinnya, Dian Yulia Novi, berdaya ledak tinggi. Apalagi, bom dikemas menggunakan wadah semacam rice cooker tersebut memiliki berat hingga 3 kilogram."Bom diperkirakan mempunyai dampaknya hingga radius 300 meter, tapi ketika diledakkan oleh Gegana sudah diminimalisasi dengan berbagai langkah, sehingga dampaknya berkurang sampai hingga seperlima dari aslinya," ungkapnya.

Umar mengatakan, bom tersebut dipastikan dibuat menggunakan bahan di atas TNT, belerang, maupun pupuk, namun di bawah C4. Berdasarkan pantauan PulseFeed, dampak ditimbulkan akibat ledakan itu, tembok pembatas antara kamar 104 dihuni terduga teroris jebol menembus kamar 105 di sampingnya.Selain itu, bagian kaca depan mengalami pecah, bahkan kanopi sebagai penutup teras ambruk, tembok pembatas di depan mengalami retak. Polisi memastikan akan mengganti kerusakan tersebut.Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris pada Sabtu (10/12) sekitar pukul 15.50 WIB. Di antaranya Dian Yuli Novi ditangkap di rumah kosnya, sedangkan Agus Supriyadi dan Nur Solihin ditangkap di sekitar Kalimalang.Dari lokasi penangkapan Dian, petugas menemukan sebuah bom seberat tiga kilogram dengan daya ledak tinggi. Akhirnya, bom tersebut diledakkan oleh tim Gegana di lokasi penemuan.

Rekomendasi