Kemendikbud genjot program satu desa satu PAUD

Kemendikbud genjot program satu desa satu PAUD. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah gencar mensukseskan program satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh pelosok Tanah Air. Program ini juga tengah gencar dilakukan oleh pemerintah daerah.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Kemendikbud genjot program satu desa satu PAUD
PAUD di Kalijodo. ©2016 PulseFeed/arie basuki

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah gencar mensukseskan program satu desa satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh pelosok Tanah Air. Program ini juga tengah gencar dilakukan oleh pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Zulkifli mengatakan sebagian besar daerah di Kabupaten Bireun sudah punya PAUD. Kabupaten Bireun terdiri dari 17 Kecamatan dan 609 Desa. Sebanyak 256 desa sudah ada satuan PAUD. Sisanya belum.

"Untuk itu, kami bertekad untuk mensukseskan penuntasan PAUD melalui program Satu Desa Satu PAUD," ujarnya di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, Selasa (23/1).

Melalui program Satu Desa Satu PAUD, Pemerintah Daerah akan mendukung penuh dengan menyalurkan Dana Desa untuk pendirian PAUD di desa-desa yang belum memiliki PAUD.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dari pemerintah pusat dan sangat berharap di masa mendatang bisa diterima dan dikelola dengan baik," terang Zulkifli saat membacakan sambutannya mewakili Bupati Bireuen.

Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Harris Iskandar menegaskan, sebagai dasar pembangunan manusia berkualitas, pendidikan PAUD akan berpengaruh pada penurunan angka drop out kelas awal SD dan meningkatkan prestasi belajar.

Hal itu diungkapkan Harris saat membuka acara Pencanangan dan Sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD Minimal Satu Tahun Pra SD, disampaikan dalam rilisnya.

Pencanangan dan Sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD Minimal Satu Tahun Pra SD di Bireun ©2018 Merdeka.com/istimewa


Harris juga menyatakan bahwa PAUD berkualitas adalah alat yang paling ampuh untuk memformat kualitas manusia yang membangun secara berkelanjutan kesehatan dan kesejahteraan manusia, lingkungan, dan ekonomi juga akan mempengaruhi kualitas kehidupan.

"Format kualitas manusia harus bagus sedini mungkin diperbaiki, karena menentukan generasi mendatang," imbuhnya.

Oleh karenanya, Pencanangan Penuntasan Ikut PAUD Minimal Satu Tahun Pra SD harus segera dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut selaras dengan Nawacita Jokowi-JK dan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Direktur Pembinaan PAUD, Ella Yulaelawati, mengatakan bahwa kedepannya pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah beserta masyarakat harus bisa menjamin anak perempuan dan laki-laki memiliki akses terhadap perkembangan dan perkembangan dan pengasuhan anak usia dini, pengasuhan, pendidikan prasekolah dasar yang berkualitas, sehingga mereka siap untuk menempuh pendidikan dasar.

Ella berharap, melalui berbagai dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dapat berkomitmen secara nyata dan substantif untuk memajukan PAUD di daerahnya masing-masing.

Acara tersebut dihadiri sebanyak 300 orang terdiri dari Camat se-Kab Bireuen, Bunda PAUD, Sekretaris Daerah Kab Bireuen, Asisten II, Kepala Balai Pengembangan PAUD Aceh, Kepala Satuan PAUD/TK se Kab Bireuen.

Pencanangan dilakukan oleh Direktur Pembinaan PAUD Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud bersama 17 Camat se-Kab Bireuen didampingi Sekretaris Daerah.

Rekomendasi