Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hendrisman yang sudah menjadi tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya ini terlihat tiba di markas antirasuah sekitar 13.05 WIB. Hendrisman akan diperikaa penyidik Kejagung dalam rangka kelengkapan berkas perkara.
"Diperiksa penyidik Kejagung dalam rangka melengkapi berkas perkaranya," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020).
Sementara itu, Kejagung juga memeriksa dua saksi saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Gedung Pinsus. "Iya ada dua saksi," tutur Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020).
Hari menyebut, kedua saksi tersebut adalah karyawan PT Asuransi Jiwasraya, Agustin Widi Hastuti dan Komisaris PT Strategic Management Services, Danny Boestami.
Kasus ini sendiri ditaksir merugikan negara mencapai Rp13,7 triliun.
Hasil investigasi, Kejaksaan Agung sudah menetapkan lima orang tersangka. Mereka adalah Komisaris Utama PT Hanson International Benny Tjokrosaputro (BT), Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram) Heru Hidayat, Mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo (HP), Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim (HR), dan eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan pada PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan lima orang sekaligus sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan dalam penyidikan kasus penyelewengan dana asuransi Jiwasraya. Lima orang itu ditahan untuk 20 hari ke depan.
"Tadi prosesnya telah dilakukan penahanan 5 orang tersangka sejak hari ini sampai 20 hari ke depan. Penahanan seperti diketahui juga kita pisah. Rutan Salemba cabang Kejagung, KPK Guntur dan Cipinang dan di Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jaksel," kata Jampidsus Adi Toegarisman di Kejagung, Jaksel, Selasa (14/1).
Berikut lokasi penahanan kelima tersangka tersebut:
1. Benny Tjokro di Rutan KPK
2. Heru Hidayat di Rutan Salemba Cabang Kejagung
3. Hary Prasetyo di Rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel
4. Syahmirwan di Rutan Cipinang
5. Hendrisman Rahim di Rutan Guntur.
