Warga Klaten Terekam CCTV Aniaya Istri Siri di Malang

Video seorang perempuan dianiaya di pinggir jalan beredar di media sosial. Rekaman CCTV itu diunggah akun instagram @ngalamlop pada Minggu (6/8).

Darmadi Sasongko
Oleh Darmadi Sasongko - Reporter
Warga Klaten Terekam CCTV Aniaya Istri Siri di Malang
Warga menonton video viral penganiayaan perempuan di Malang. ©2021 Merdeka.com

Video seorang perempuan dianiaya di pinggir jalan beredar di media sosial. Rekaman CCTV itu diunggah akun instagram @ngalamlop pada Minggu (6/8).

Keterangan dalam video berdurasi 32 detik itu menampilkan lokasi kejadian di Turen, Kabupaten Malang. "Penganiayaan wanita di pinggir Jalan Turen terjadi pada Jumat malam tertangkap kamera CCTV, Nerut lurrrrr!!!" tertulis pada unggahan itu.

Dalam video, tampak seorang perempuan menjadi sasaran pukulan pria berjaket biru dan berhelm. Dia dipukul beberapa kali. Perempuan itu terjatuh kesakitan memegang perut setelah terkena tendangan lutut.

Kapolsek Turen Kompol Suko Wahyudi membenarkan kejadian itu. Mereka tengah melakukan penyelidikan.

"Jadi video viral itu kalau saya cek di CCTV, kejadiannya Jumat, 4 Juni 2012 pukul 21.45 WIB. TKP di depan toko pakaian Star Galery, Jalan Panglima Sudirman, Turen," jelas Suko Wahyudi, Selasa (8/6).

Polisi sudah mengidentifikasi korban dan pelaku penganiayaan itu. Korban berinisial SPD (33) berstatus istri siri terduga pelaku. Keduanya merupakan warga Klaten yang bekerja dan indekos di Malang.

"Jadi pria diduga pelaku yang memukuli itu suami sirinya, yang tinggal kos di Sanankerto, Turen," tegasnya.

Namun saat ini korban maupun terduga pelaku sedang berada di Klaten. Mereka sebelumnya bersepeda motor ke kampung halamannya.

"Korban masih pulang ke Klaten. Belum kembali ke Turen, jadi belum ada pelapornya, belum ada tindak lanjutnya. Mereka bekerja di Malang dan bertengkar di Malang," jelasnya.

Korban dan pelaku masih bisa dikontak melalui handphone milik kerabatnya. Keduanya berjanji kooperatif dan akan datang ke Polsek Turen. "Jadi kami menyelidiki karena sudah viral, mengusahakan mereka untuk datang ke Polsek," ungkapnya.

Rekomendasi