Datangi Menpan-RB, Wali Kota Bogor Tolak Pengurangan Pegawai Honorer

Wali Kota Bogor Bima Arya menemui Menpan-RB Abdullah Azwar Anas, untuk menanyakan rencana pengurangan non-ASN atau honorer. Bima Arya menuturkan, dalam pertemuan itu, dibahas mengenai percepatan proses pemetaan, validasi data dan penyelesaian persoalan tenaga honorer.

Rasyid Ali
Oleh Rasyid Ali - Reporter
Datangi Menpan-RB, Wali Kota Bogor Tolak Pengurangan Pegawai Honorer
Wali Kota Bogor Bima Arya dan Menpan-RB Azwar Anas. ©2022 Merdeka.com

Wali Kota Bogor Bima Arya menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Abdullah Azwar Anas, untuk menanyakan rencana pengurangan non-ASN atau honorer. Bima Arya menuturkan, dalam pertemuan itu, dibahas mengenai percepatan proses pemetaan, validasi data dan penyelesaian persoalan tenaga honorer.

"Pertemuan untuk mencari solusi atas persoalan rencana pengurangan non-ASN atau honorer," ungkap Bima Arya, Selasa (13/9).

Bima Arya menjelaskan, dia tidak ingin pengurangan pegawai honorer, justru akan mengganggu pelayanan publik, mengingat tenaga honorer sangat dibutuhkan saat ini dalam memenuhi pelayanan dasar.

"Kami bahas tahapan-tahapannya dan bagaimana memperjuangkan agar pelayanan publik bisa berjalan, tenaga honorer yang sudah lama bisa diperjuangkan dan kebutuhan-kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan bisa dipenuhi," ujar Bima.

Untuk menyusun hal-hal secara intens dan detail, kata Bima, disepakati pula pembentukan tim kecil antar lembaga. "Kami optimis ada titik temu yang menjadi kesepakatan bersama yang menjadi panduan untuk pemerintah daerah," ujarnya.

Rekomendasi