Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Naslindo Sirait menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya dalam menghadapi tantangan distribusi dan perluasan pasar.
Hal tersebut disampaikan Naslindo saat membuka seminar Ekspansi & Efisiensi Bisnis Bersama Lalamove: Langkah Nyata Tumbuh dan Bangkit Bersama yang digelar di Hotel Le Polonia Medan, Selasa (20/1).
"Penguatan UMKM tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor agar pelaku UMKM memiliki akses terhadap solusi yang relevan, termasuk logistik dan pembiayaan," ujar Naslindo.
Seminar tersebut diselenggarakan oleh Lalamove bekerja sama dengan Kementerian UMKM dan diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, wirausaha, komunitas bisnis lokal, serta startup binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan.
Naslindo menyampaikan, UMKM memiliki peran strategis sebagai penopang perekonomian nasional. Namun, dalam pengembangan usaha, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala, seperti meningkatnya biaya operasional, keterbatasan modal, serta kapasitas logistik untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Ia menilai Medan sebagai pusat ekonomi regional di Pulau Sumatera memiliki potensi besar dalam mendorong UMKM agar lebih kompetitif. Untuk itu, diperlukan dukungan ekosistem usaha yang kuat, termasuk ketersediaan solusi logistik yang efisien dan fleksibel.
Advertisement
Solusi Lgistik
Dalam kegiatan tersebut, Lalamove memperkenalkan berbagai solusi logistik berbasis teknologi yang dapat dimanfaatkan UMKM, antara lain pilihan armada yang beragam, layanan pengiriman fleksibel, serta fitur multi-stop delivery untuk meningkatkan efisiensi distribusi.
Managing Director Lalamove Indonesia Andito B Prakoso mengatakan, Lalamove berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan teknologi dan jaringan logistik.
Advertisement
Fokus Pengembangan
"Melalui solusi logistik yang kami miliki, UMKM dapat fokus pada pengembangan usaha tanpa harus mengelola armada sendiri. Seminar ini menjadi sarana untuk memperkenalkan solusi yang dapat langsung diterapkan," kata Andito.
Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat mendorong penguatan ekosistem UMKM di Sumatera Utara serta memperluas akses pelaku usaha terhadap solusi logistik yang mendukung ekspansi pasar dan efisiensi usaha.
