Seorang maling tewas setelah menabrak tiang listrik karena panik dikejar korbannya. Polisi masih mengidentifikasi pelaku karena tidak ditemukan kartu identitas apapun.
Peristiwa itu bermula seorang pengemudi ojek online, DN (29), baru saja memarkirkan sepeda motornya untuk membeli rokok di warung di Jalan Demang Raya, Kelurahan Lorok Pakjo, Ilir Barat I, Palembang, Selasa (11/8).
Korban sengaja tidak mencabut kontak karena merasa tidak terlalu lama. Saat transaksi, pelaku langsung melarikan motor korban jenis Yamaha Mio J nomor polisi BG 5873 ZH. Korban mengejarnya sambil berteriak maling.
Pelaku lantas kabur dengan kencang. Sekitar 50 meter, pelaku hilang kendali karena kaget ada motor di depan. Dengan kecepatan tinggi, motor pelaku menabrak tiang listrik. Tabrakan kencang itu menyebabkan pelaku terpental ke jalan dan tewas di tempat dengan luka parah di kepala.
"Saya cuma mau beli rokok, sengaja kunci masih di motor. Tak tahu dari mana, pelaku datang dan maling motor saya, saya kejar dan dia nabrak tiang listrik," ungkap DN.
Mayat pelaku cukup lama tergeletak di TKP. Mayatnya ditutupi daun pisang sebelum polisi datang yang kemudian dibungkus kantong jenazah lalu dievakuasi ke kamar jenazah untuk keperluan identifikasi.
Kanitrskrim Polsek Ilir Barat I Palembang AKP A Rafiq mengatakan, identitas pelaku belum terungkap. Penyidik masih memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui kronologi kejadian sebenarnya.
"Keterangan sementara, pelaku maling motor dan menabrak tiang listrik karena panik dikejar korban," kata Rafiq.
Rafiq mengimbau pengendara dapat menjaga kendaraannya agar tidak menjadi korban pencurian. Setiap parkir, kunci kontak harus dicabut sehingga tidak menimbulkan niat dari pelaku.
"Ada baiknya jangan beri kesempatan orang untuk berbuat kejahatan, mencegah lebih baik," tutup Rafiq.
