Setelah KLB, Demokrat rotasi kader di DPR

Nurhayati membantah rotasi dilakukan untuk menyingkirkan para loyalis Anas Urbaningrum.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Setelah KLB, Demokrat rotasi kader di DPR
Nurhayati Ali Assegaf. ©2012 Merdeka.com

Setelah Anas Urbaningrum mundur dari kursi ketua umum, Partai Demokrat mengambil langkah cepat untuk membenahi internalnya. Salah satunya, adalah segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketua umum yang baru.Selain itu, Demokrat juga hendak melakukan perombakan kader di Fraksi Demokrat DPR. Namun, rotasi dilakukan menunggu instruksi DPP dan persetujuan Majelis Tinggi."Jadi sebagaimana yang saya bilang, ada agenda untuk rotasi tapi ini agenda rutin, bukan suatu yang luar biasa. Karena fraksi kepanjang tangan dari DPP, jadi kalau memang ada arahan dari DPP harus konsultasi harus ketua Majelis Tinggi, artinya kebijakan harus dilakukan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/3).Dia berharap SBY melakukan perombakan di Fraksi Demokrat DPR selepas ketua umum yang baru dipilih. "Saya selaku ketua fraksi berharap tentu seperti itu, saya yakin Pak SBY akan mengambil langkah-langkah itu, mana yang lebih dulu saya enggak tahu, sejauh ini belum ada dan belum ada rapat-rapat," imbuhnya.Anggota Komisi I DPR ini membantah jika rotasi dilakukan untuk menyingkirkan sisa-sisa kekuatan yang ditinggalkan oleh Anas Urbaningrum."Yang saya dengar dari ketua Majelis Tinggi bahwa tidak ada bersih-bersih faksi dari siapapun. Artinya itu tidak benar," tandasnya.

Rekomendasi