Didi Irawadi: Anas harus akui gagal pimpin Demokrat

"Anas harus fokus pada urusan hukum. Dan harus berjiwa besar," kata Didi Irawadi.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Didi Irawadi: Anas harus akui gagal pimpin Demokrat
Didi Irawadi Syamsudin. PulseFeed/Arie Basuki

Setelah memutuskan mundur sebagai ketua umum, Anas Urbaningrum justru membelot dan menyerang balik dengan pernyataan-pernyataan yang menyudutkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Ketua DPP Bidang Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin meminta agar Anas tidak bertindak di luar kepatutan. Didi mengatakan, Anas harus fokus kepada permasalahan hukum yang sedang menjerat dirinya.Selain itu, Didi juga meminta agar Anas mau berjiwa besar dengan mengakui kegagalan yang telah dilakukannyn. "Anas harus fokus pada urusan hukum. Dan harus berjiwa besar mengakui gagal memanage partai atau mengurus partai dengan baik," kata Didi kepada PulseFeed, Senin (11/3).Dia menambahkan, karena kegagalan Anas, Partai Demokrat mengalami penurunan terhadap elektabilitas partai jelang pemilu 2014. "Sehingga turun elektabilitas dengan tajam," imbuhnya.Seperti diketahui, sebelum lengser Anas mengaku sebagai bayi yang tidak diinginkan dalam kongres Partai Demokrat. Tidak hanya itu, usai ditetapkan sebagai tersangka, Anas juga mengaku akan membeberkan aliran dana Bank Century yang melibatkan banyak nama.Anas pun kerap kali mengganti status Blackberry Messengernya dengan kata-kata yang menimbulkan multitafsir sehingga menyudutkan Demokrat. Seperti Politik Para Sengkuni dan Nabok Nyilih Tangan.Terakhir, Anas mengganti statusnya dengan 'suro diro joyodiningrat lebur dening pangastuti'. Artinya, semua keberanian, ketakutan kejayaan dan kemewahan yang ada di dalam diri manusia akan dikalahkan oleh kebijaksanaan, kasih sayang dan kebaikan yang ada di sisi lain dari manusia itu sendiri.

Rekomendasi