PPP ingin ada koalisi partai Islam untuk tandingi Jokowi

"Memang perlu juga ada figur dari kekuatan parpol Islam yang maju," kata Hazrul.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PPP ingin ada koalisi partai Islam untuk tandingi Jokowi
Jokowi. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik wacana koalisi partai-partai Islam yang disuarakan PKS. Ketua Fraksi PPP di DPR Hasrul Azwar tak menampik, kalau wacana koalisi juga dijadikan momentum menandingi kepopuleran Joko Widodo (Jokowi), yang selalu unggul di lembaga survei sebagai capres alternatif pilihan."Insya Allah (dapat menyaingi Jokowi). Memang perlu juga ada figur dari kekuatan parpol Islam yang maju," kata Hazrul Azwar saat dihubungi wartawan, Rabu (28/8).Menurutnya, wacana koalisi partai Islam sudah lama terbentuk. Tapi hanya sebatas wacana belum sampai tahap lobi antar parpol. Kalau memang itu terwujud, dia yakin Islam akan menjadi kekuatan besar di politik.Untuk ke depan, PPP lebih memilih menunggu perolehan suara masing-masing parpol Islam di pemilu legislatif. Sebab dari situ, kekuatan politik parpol, termasuk partai Islam, dapat terbaca jelas. Setelah itu, PPP baru bersemangat membahas koalisi, termasuk menyaingi Jokowi."Saya belum bisa mengalkulasi. Itu artinya partai Islam dan nasional berhadapan. Perlu ada kekuatan Islam. Dan kalau itu terjadi, akan luar biasa sekali. Tapi itu tergantung tokoh-tokoh yang diusung dan tergantung figur," ujarnya.Untuk figur yang dinilai mampu menyaingi Jokowi, PPP memberi sejumlah pilihan. Ada Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat dan Rektor Paramadina Anies Baswedan."Bisa berasal dari partai, non parpol, tokoh intelektual," sebut Hazrul.

Rekomendasi