Almarhum mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas dikenal sebagai politisi yang tak punya musuh. Karena sifatnya yang selalu merangkul berbagai kalangan, tak jarang Taufiq justru sering berbeda pandangan politik dengan sang istri, Megawati Soekarnoputri , yang dikenal keras.Kisah unik dan menarik sepanjang karier politik Taufiq dan Megawati ini coba dituangkan dalam sebuah buku bertajuk 'Pak Taufiq dan Bu Mega, Catatan Rindang, Lucu dan Unik dari Keluarga Politik'. Buku karya jurnalis Koran Sindo, Rahmat Sahid ini resmi diluncurkan dengan tebal 205 halaman.Buku yang berisi mengenai sisi lain pasangan Taufiq dan Megawati ini resmi diluncurkan oleh Sahid di gedung DPR, Rabu (4/9). Peluncuran buku tersebut juga dihadiri oleh putri bungsu Taufiq dan Megawati, Puan Maharani ."Seperti ketika Bu Mega menjadi Ketua Umum dan menjadi Capres, Pak Taufiq mengucapkan selamat dengan mengecup keningnya," cerita Sahid saat mengulas isi bukunya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/9).Lewat buku itu, Sahid seolah ingin mengatakan, pandangan orang-orang yang menilai Taufiq dan Megawati sebagai pasangan yang prinsip politiknya bertolak belakang, tidaklah tepat. Sepengamatan Sahid sebagai jurnalis yang lama meliput kedua tokoh itu, perbedaan yang ada antara Megawati dan Taufiq justru membuat keduanya saling melengkapi.Sementara itu, Puan Maharani merasa tersanjung dengan buku yang menuliskan kisah romantis orangtuanya. Menurut Puan, dalam buku berjudul itu berisi tentang sisi lain dari Taufiq dan Mega sebagaimana adanya."Saya sudah baca dari awal sampai akhir, bahwa yang ada di buku ini benar adanya," kata Puan di tempat yang sama.Meskipun, kata Puan, terdapat berbagai kalimat seloroh yang dituangkan ke dalam tulisan di buku ini. Hal itu tidak menjadi soal, karena memang seperti itulah adanya Taufiq ketika sedang berbicara yang terkadang tak terlepas dari gurauan."Kita punya sisi egaliternya Pak Taufiq, kenapa Ibu Mega tidak seperti Pak Taufiq, dan setelah baca bukunya kita tahu bahwa dua orang ini berbeda yang menjadi satu dan saling melengkapi," pungkasnya.
Kisah romantis Taufiq-Megawati dalam sebuah buku
"Saya sudah baca dari awal sampai akhir, bahwa yang ada di buku ini benar adanya," kata Puan.
Advertisement
Rekomendasi
