PPP curiga Irgan bersembunyi dikejar orang M Nasir

"Setahu saya Irgan enggak punya musuh, Irgan itu dalam kapasitas wakil ketua komisi IX," kata Ketua Fraksi PPP Hasrul.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
PPP curiga Irgan bersembunyi dikejar orang M Nasir
PPP. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz berseteru dengan M Nasir, kakak M Nazaruddin. Sejak Senin (2/12) hingga kini Irgan tak bisa dihubungi.Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar mengaku sudah berkali-kali mencoba menghubungi Irgan, namun tak membuahkan hasil. Dia pun tak tahu di mana keberadaan Irgan sekarang.Menurutnya, klarifikasi tentang insiden nyaris adu jotos itu penting dilakukan. Sebab, hal itu digunakan sebagai awal langkah apa yang akan disikapi PPP tentang hal itu."Kalau memang bisa didamaikan, kalau memang tidak bisa didamaikan, setelah saya tahu Irgan merasa benar silakan dibawa ke ranah hukum, atau ke internal ke BK. Tapi setelah saya tahu, sayang saya belum tahu sampai saat ini, mungkin sibuk di dapil atau sengaja menutup diri, saya enggak tahu, enggak mungkin dia enggak sahut panggilan saya kalau hpnya hidup," kata Hasrul di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/12).Dia menilai, tak wajar jika Nasir yang notabene adalah anggota Komisi XI tiba-tiba datang ke ruang pimpinan Komisi IX DPR lantas berbuat onar. Dia tak tahu, apa motif keributan tersebut."Kita belum bisa merekonstruksinya mungkin Nasir minta izin (masuk) atau tidak kita enggak tahu nih. Tentu tidak (wajar), masih ada cara lain untuk selesaikan masalah kalau ada masalah tidak harus dengan ribut-ribut," tegas dia.Hasrul yakin Irgan tak punya musuh. Sebab, ia mengenal sosok Irgan dengan kinerja yang bagis dan disiplin."Setahu saya Irgan enggak punya musuh, Irgan itu dalam kapasitas wakil ketua komisi IX, dalam kapasitas ketua fraksi PPP di MPR itu kinerjanya bagus, disiplin, tertib, mantan sekjen, ya orangnya luwes tidak ada rasanya dalam benak saya punya musuh sesama anggota dewan sampai timbul perkelahian, maka apa penyebabnya ini," jelas dia.Dia pun tak percaya jika keributan dipicu karena anggaran proyek pembangunan vaksin flu burung. Apalagi, soal persaingan di daerah pemilihan, sebab Nasir dan Irgan beda dapil. "Soal dapil beda dapil. Flu burung sudah lama sekali," tegas dia.Dia pun belum bisa bersikap banyak karena belum mendapat klarifikasi dari Irgan. Dia bahkan mengaku khawatir, karena sampai saat ini Irgan tak bisa dihubungi."Irgan sekarang susah dicari, gaib, apa dia mengasingkan diri karena peristiwa ini atau ada orang mengejar-ngejar dia, kita pun mengkhawatirkan dia, apa dia dikejar depth Collector, kita enggak tahu siapa yang ngejar dia. Apa dia dikejar orang Nasir kita enggak tahu, ini jadi pertanyaan saya juga," kata dia curiga.Dia menegaskan, tak akan tinggal diam atas kasus ini. Namun, ia bertindak setelah ada klarifikasi dari Irgan langsung. "Partai tidak akan tinggal diam dalam kasus yang menimpa Irgan. Kita akan telusuri," pungkasnya.

Rekomendasi