Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) angkat bicara terkait nama mantan penasehat tim Transisi, sekaligus mantan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan yang disebut-sebut akan masuk menjadi menteri Joko Widodo (Jokowi)."Biasa, bagus dong kalau ada yang diminta untuk berbakti. Kan bagus," kata Ical usai melakukan pertemuan dengan JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (24/10).Meski mendukung, Ical menggaris bawahi bahwa Purnawirawan Jenderal TNI itu membawa bendera profesional bukan partai politik."Kalau Pak Luhut tentu tidak atas nama partai, dia profesional. Dan seperti yang saya jelaskan bersama Pak Jokowi, kalau ada kader partai kami masuk ke kabinet tidak akan menyebut itu wakil dari Golkar. Karena kami tegaskan menjadi penyeimbang," katanya.Seperti diketahui, nama Luhut Binsar Panjaitan digadang-gadang akan masuk dalam kabinet Jokowi-JK. Purnawirawan bintang tiga itu dikabarkan akan menempati posisi sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam).
Luhut masuk bursa menteri, Ical tegaskan bukan mewakili Golkar
Ical tegaskan Golkar jadi partai penyeimbang.
Advertisement
Rekomendasi
