Partai Golkar Kubu Aburizal Bakrie tidak menggubris saran Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung untuk menunda pelaksanaan Munas di Bali pada tanggal 30 November, besok. Wasekjen Partai Golkar Nurul Arifin menegaskan, Munas kesembilan Partai Golkar untuk memilih ketua umum tetap akan diselenggarakan pada akhir bulan ini."Munas akan tetap berlangsung sesuai amanat Rapimnas, tanggal 30 November di Bali," kata Nurul saat dihubungi, Jakarta, Jumat (28/11).Menurut Nurul, perintah atau arahan dari dewan pertimbangan partai sifatnya tidak memaksa untuk dijalankan. Melainkan bersifat imbauan."Kalau wantim tugas memberi saran, kita tidak harus menjalankan cukup didengarkan saja sifatnya," jelasnya.Walaupun pada saat rapat pleno di DPP Golkar sempat terjadi kekisruhan dan bentrokan, Nurul berharap Munas di Bali berjalan dengan lancar. Apalagi semua DPD-DPD yang memiliki hak suara telah bersiap hadir dalam Munas tersebut."Kita berharap tidak ada hal yang mengganggu, suasana tetap kondusif dan bisa lancar," tandasnya.Sebelumnya diketahui, hasil pertemuan tertutup Dewan Pertimbangan Partai Golkar menyarankan agar Munas ke IX tidak dilaksanakan pada 30 November mendatang. Hasil keputusan ini ditandatangani oleh 13 anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar, kecuali MS Hidayat."Sebaiknya waktu pelaksanaan Munas IX Partai Golkar pada tanggal 30 November sampai 3 Desember 2014 ditunda dan sekaligus digunakan untuk menyempurnakan persiapan Munas, khususnya yang berkaitan dengan materi-materi Munas, terutama untuk merespon berbagai perkembangan dan dinamika internal dan eksternal partai," kata Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung di Kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (27/11) malam.
Kubu Ical tak gubris saran Akbar untuk tunda Munas di Bali
Nurul Arifin menegaskan, perintah dari dewan pertimbangan sifatnya tidak memaksa untuk dijalankan hanya imbauan.
Advertisement
Rekomendasi
