MS Hidayat: Ada kesepakatan Ical tak maju sebagai capres 2019

MS Hidayat sudah berbicara empat mata dengan Ical. Dalam Munas, Hidayat mendukung Ical pimpin Golkar.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
MS Hidayat: Ada kesepakatan Ical tak maju sebagai capres 2019
MS Hidayat di Munas Golkar Bali. ©2014 Merdeka.com

MS Hidayat mengundurkan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar dalam Munas IX di Nusa Dua Bali. Bukan tanpa sebab, MS Hidayat mundur dan mengalihkan dukungannya kepada Aburizal Bakrie (Ical) untuk memimpin Partai Golkar lima tahun ke depan."Ketika saya bicara dengan ARB, ada kesepakatan dia (Ical) akan memperbaiki seluruh tata cara organisasi dalam memimpin," kata MS Hidayat di lokasi Munas IX di Nusa Dua Bali, Minggu (30/11).Selain itu, tambah MS Hidayat, ada kesepakatan yang penting pada pemilu 2019 dengan Aburizal Bakrie. Walaupun diakui dalam Pemilu 2014 kemarin, Partai Golkar tidak bisa mengajukan calon presiden."Ada kesepakatan (Ical) tak akan maju sebagai capres 2019," tegasnya.Untuk ke depannya setelah Munas IX usai, MS Hidayat memberikan pandangan dan saran agar Partai Golkar dapat menempatkan diri dengan baik. Tidak terbuka dan tertutup secara berlebihan terhadap pemerintah Presiden Jokowi."Partai memiliki visi baru dengan hasil Munas ini, saya tak memungkiri sebagai oposisi penyeimbang tapi bisa membuka diri terhadap pemerintah. Tak semua diterima dan tak semua ditolak," jelas MS Hidayat."Di dunia ini, selalu ada partai politik di pemerintah dan oposisi. Dan tak pernah apriori satu pihak untuk menjatuhkan pihak lain. Ini merupakan kerja sama yang baik," tandasnya.

Rekomendasi