Gelar Bimtek Nasional, PSI Tingkatkan Kinerja Anggota DPRD untuk Layani Rakyat

Dengan mengikuti acara ini, kata Giring, diharapkan kemampuan para peserta semakin meningkat dalam bekerja sebagai wakil rakyat. Sebenarnya rencana ini sudah diagendakan sejak lama. Namun, pandemi Covid-19 membuat rencana ini tertunda.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Gelar Bimtek Nasional, PSI Tingkatkan Kinerja Anggota DPRD untuk Layani Rakyat
Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha. ©2021 Merdeka.com

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional untuk seluruh anggota DPRD-nya di Jakarta pada 14–17 Desember 2021.

“Ini adalah wujud upaya DPP PSI untuk mendukung kerja para anggota legislatif. Kami tidak membiarkan mereka sendiri. Kami menggelar acara ini untuk meningkatkan kecakapan teknokratis dan politis para peserta," kata Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, Kamis (16/12).

Dengan mengikuti acara ini, kata Giring, diharapkan kemampuan para peserta semakin meningkat dalam bekerja sebagai wakil rakyat. Sebenarnya rencana ini sudah diagendakan sejak lama. Namun, pandemi Covid-19 membuat rencana ini tertunda.

“Untuk selanjutnya, kami akan membuat acara ini secara rutin. Ini menjadi ajang silaturahmi, wadah bertukar cerita dan gagasan di antara kami,” ujarnya.

Para pembicara kegiatan ini berasal dari internal dan eksternal PSI. Dari kalangan eksternal, misalnya akademisi UGM Arie Sudjito dan CEO-Founder Asumsi.co Pangeran Siahaan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni menyatakan, ada tiga hal yang membuatnya optimis PSI mampu lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

Pertama, sampai hari PSI masih konsisten memegang nilai-nilai yang dideklarasikan sejak awal.

“Soal anti-korupsi, alhamdulillah, tidak ada kader PSI yang ditangkap karena mengambil uang rakyat. Kita juga selalu bersuara ketika terjadi tindakan intoleransi,” kata Toni.

Kedua, kata Toni, sekarang PSI memiliki infrastruktur partai yang jauh lebih siap untuk bertarung secara elektoral. Ini berbeda dengan pengalaman di Pemilu 2019.

Sumber optimisme ketiga adalah anggota legislatif PSI yang tetap memegang teguh amanat rakyat dan tidak menyalahgunakan jabatan.

“Politik itu mulia. Harus dijaga. PSI akan konsisten membuat diferensiasi, memegang teguh agar politik selalu menjadi pengabdian pada rakyat, bukan untuk memperkaya diri sendiri,” pungkas Toni.

Acara ini digelar secara offline. Semua peserta melakukan tes antigen sebelum masuk ruangan.

Rekomendasi