Sandiaga menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
Advertisement
Ketua Bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno mengaku tidak mengurus peluang menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Ganjar Pranowo.
Sandiaga menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
"Saya ingin menyampaikan apa yang disampaikan bahwa presiden itu urusannya partai politik. Ini sekarang sudah ada contohnya dari pak presiden. Aku ora urus, yang urus itu partai politik, pimpinannya dan karena saya bukan pimpinan partai politik, pimpinannya Pak Mardiono dan Ibu Megawati dan beberapa pimpinan partai politik lain. Ini yang nanti akan diputuskan," ujar Sandiaga Uno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).
Advertisement
Sandiaga mengaku masih optimis menjadi calon wakil presiden.
Hanya saja, dia menekankan perlu realistis, jangan sampai mengganggu hubungan dengan PDIP.
"Kalau peluang pasti selalu kita optimis. Tapi tentunya kita harus realistis juga. Dan kita jangan sampai mengganggu kenyamanan komunikasi yang sudah terjalin,"
ujar Sandiaga.
Advertisement
Sandiaga santai saja menunggu kejelasan soal calon wakil presiden. Ia tidak akan terburu-buru dan menunggu keputusan terbaik.
"Jangan saling statement, merasa paling besar, merasa paling kuat, merasa peluangnya meningkat, jangan, kita alon-alon saja. Masih ada dua bulan, saat ini masih rapat internal PPP setelah itu kita sampaikan ke koalisi nanti keputusannya tentunya yang terbaik untuk partai," ujar Menparekraf ini.
PulseFeed
Advertisement
Mardiono menegaskan bahwa partainya saat ini memiliki solidaritas tinggi dan satu garis komando di bawah kepemimpinannya. Hal itu diungkapkan Mardiono saat menanggapi pernyataan kadernya yaitu Arsul Sani yang membahas sikap PPP jika Ketua Bappilu Nasional Sandiaga Uno tidak menjadi Cawapres Ganjar Pranowo.
“Alhamdulillah solidaritas PPP tinggi. Bahkan, tidak ada yang memiliki pemikiran keluar dari konteks apa yang telah menjadi keputusan konstitusi partai,” tutur Mardiono usai rapat internal bersama pengurus DPP PPP dan ketua wilayah se-Indonesia, di Hotel Le Semar, Tangerang, Banten, Kamis (10/8).
Advertisement
Arsul Sani telah menemui Muhamad Mardiono untuk melakukan tabayyun usai mengeluarkan pernyataan terkait sikap PPP jika Sandiaga tidak menjadi cawapres Ganjar.
