Shannon Manning, 11, tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan menderita stroke setelah jatuh dari ranjang. Dia awalnya mengalami sakit kepala dan satu setengah jam kemudian, ibunya, Andrea Wilkinson, menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan putrinya ketika sisi kiri wajahnya turun.
Saat peristiwa itu terjadi, Shannon sedang bermain dengan saudara-saudaranya, ketika dia kemudian terjatuh ke belakang dari tempat tidurnya. Kecelakaan yang dikira ringan itu telah memutuskan pembuluh darah di otaknya, yang memicu pendarahan.
Stroke membuat sisi kiri tubuhnya lumpuh. Dan untuk bisa berjalan lagi, Shannon harus menjalani terapi yang melelahkan selama berbulan-bulan. "Dia tidak pernah merasa putus asa dengan keadaannya. Dia selalu menghadapinya dengan tenang," tukas ibunya kepada Daily Mail (23/9).
Selain belum bisa berjalan dengan lancar, Shannon juga masih memiliki masalah dengan wajah dan tangan kirinya. Andrea sendiri mengatakan bahwa putrinya dulu adalah gadis yang aktif. Sebelum stroke menyerangnya,Shannonaktifbernyanyi di paduan suara, gemar membaca dan bermain game dengan teman-temannya. Meski begitu,Shannontidak pernah menyerah. Dia terus berusaha untuk sembuh dari stroke yang dideritanya. Semoga lekas sembuh yaShannon!
