Arema IPL akhirnya berhasil meraih kemenangan terakhirnya dalam ajang Indonesian Premier League saat menghadapi Bontang FC tanpa harus mengeluarkan keringat.
Proses kemenangan Arema IPL berbeda dengan kemenangan yang harus diraih dengan Arema ISL yang harus berjibaku saat menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Kanjuruhan Malang.
Sang lawan (Bontang FC) pada pertandingan kemarin tidak kunjung datang ke Stadion Gajayana yang menjadi markas tim Berlogo Kepala Singa ini. Setelah menunggu selama 1x15 menit akhirnya wasit Mukhlis Ali Fatoni mengeluarkan keputusan bahwa tuan rumah Arema menang WO.
Menurut media officer Arema, Noor Ramadhan menjelaskan bahwa pihaknya sudah berupaya dengan segala macam cara untuk mematuhi perintah PT LPSI sebagai pihak penyelenggara kompetisi IPL. 'Kami telah mengikuti segala peraturan yang diperintahkan oleh LPIS, oleh karena itu apabila pihak Bontang FC tidak datang pada pertandingan ini segala keputusan akan kami serahkan kepada regulasi. Dan hasil dari regulasi itu adalah Arema dinyatakan menang 3-0 ujar Nunun.
Sebenarnya tanda-tanda kemenangan WO sudah tercium sejak hari Kamis (29/3), ketika jumpa pers sebelum pertandingan yang biasanya diadakan tiba-tiba tidak ada. Bahkan skuad Bontang juga belum nampak menginjakkan kakinya di Malang.
"Kami tidak sedang mengambil kesempatan dalam kesempitan perihal kondisi ini, kami hanya mematuhi surat yang diberikan oleh PT LPIS yang berdasar keputusan komdis untuk menggelar pertandingan pada hari Jumat. Karena itu sangat salah jika kami tidak melaksanakannya dan memperkirakan Bontang tidak datang" ujar Soesanto sebagai bagian Legal Arema IPL.
Selain itu pihak Arema juga telah memenuhi segala aturan regulasi lainnya yang ditetapkan oleh pihak LPIS diantaranya adalah memberikan uang ganti rugi sebesar 102 juta kepada pihak Bontang FC dan keputusan tersebut telah dipenuhi oleh pihak Arema, tegas Soesanto. (wea/syp)
