Kawasan destinasi wisata heritage di Kota Medan akan segera diwujudkan. Hal ini dikarenakan kawasan inti kota yang memiliki nilai historis yang tinggi.
"Pembenahan inti kota kawasan Kota Lama Kesawan yang saat ini dalam tahap berproses merupakan sebuah upaya mewujudkan Medan wisata Heritage," ujar Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono, mengutip dari ANTARA pada Selasa (4/10) kemarin.
Rencananya konsep wisata heritage ini akan digabungkan dengan kuliner khas Medan yang sekaligus dapat mempromosikan Kota Medan.
Advertisement
Komitmen Pemkot Medan
Komitmen Pemkot Medan dalam mewujudkan wisata heritage telah mendapat respons yang positif dari beberapa pihak seperti pengelola gedung bersejarah yang ada di Kota Medan. Hal ini sangat berkaitan dengan pembenahan dan pemeliharaan gedung beserta isinya agar terus terjaga dengan baik.
"Pengelola heritage ini umumnya lembaga, swasta maupun yayasan sangat siap. Karena berdampak positif bagi potensi heritage, sejarah, dan perawatan gedung itu sendiri," tambah Agus Suriyono.
Terdapat tiga bangunan yang memiliki nilai historis yang saling berdekatan di kawasan Kota Lama Kesawan, yakni rumah saudagar Tjong A Fie yang berdiri tahun 1990 di Jalan Ahmad Yani No. 105, Masjid Lama di tanah wakaf Muhammad Ali alias Datuk Kesawan, dan Gedung Warenhuis yang merupakan pusat perbelanjaan yang dibuka tahun 1919.
Ketiga tempat ini menjadi destinasi para kaum milenial yang bisa dijadikan tempat foto atau membuat konten. Dengan ini masyarakat Medan khususnya para kaum milenial siap membantu mewujudkan wisata heritage.
