Drone ini bisa usir demonstran dengan paintball

Drone bersenjatakan paintball siap hadang gelombang demonstrasi

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Drone ini bisa usir demonstran dengan paintball
Pesawat tak berawak untuk cegah kerusuhan. ©2014 Engadget

Aksi kerusuhan dan protes massal yang sering menimpa tambang-tambang di Afrika Selatan telah mendorong para pengelola tambang untuk mengaplikasikan pesawat tanpa awak atau drone untuk kuasai pengunjuk rasa.

Untuk menghentikan demostrasi berdarah yang pada bulan lalu telah menewaskan empat penambang, kontraktor dari tambang lokal membuat sebuah drone yang diklaim mampu usir unjuk rasa tanpa melukai mereka, Engadget (16/6).

Perusahaan senjata yang membuat drone ini, Desert Wolf, juga menambahkan jika The Skunk atau 'si Sigung' (nama dari drone tersebut) tidak berbahaya bagi staff atau petugas keamanan yang berjaga.

The Skunk telah dilengkapi dengan 4.000 magazine yang berisi ribuan peluru serta delapan laras senapan paintball. Tak kurang dari 80 peluru per detik mampu ditembakkan dari drone ini. Peluru yang dipakai pun bisa beragam, contohnya peluru cat, peluru lada, hingga peluru plastik. Jenis peluru yang terakhir dipercaya bisa melukai demonstran karena hampir menyerupai proyektil asli yang berbentuk padat.

Tak ketinggalan, untuk mengatur aksi-aksi damai demonstran, The Skunk mempunyai pengeras suara dan alat penyorot cahaya. Jika drone ini harus bertugas pada malam hari, kamera dengan fungsi night vision atau penglihatan malam siap menemani.

Menurut defenceWeb, seorang operator tambang yang tidak diketahui namanya telah memesan 25 buah drone yang siap digunakan bulan depan.

Demonstrasi yang berujung pada pengrusakan dan kerusuhan berdarah memang marak terjadi sejak tahun 1894. Aksi-aksi tersebut muncul akibat diskriminasi antara warga kulit hitam yang bekerja sebagai buruh tambang dan warga kulit putih yang menjadi pengelola maupun pemilik tambang titanium di negara tersebut.

Rekomendasi