Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir mengharapkan nantinya Science dan 100 Techno Park ini bisa digunakan semaksimal mungkin oleh pemerintah daerah dan masyarakatnya. Dirinya pun mewanti-wanti agar jangan sampai pembangunan fasilitas ini sia-sia tanpa menghasilkan inovasi teknologi.
"Saya mengharapkan fasilitas ini bisa digunakan semaksimal mungkin untuk bisa mengembangkan inovasi teknologi. Jangan sampai seperti membuang garam di laut," tandasnya saat melakukan sambutan Kick Off Program Nasional Pengembangan Science & 100 Techno Park (STP) dilakukan di Convention Hall, Bandung Techno Park, Bandung, Jawa Barat, (07/05).
Pembangunan STP ini, kata dia, bertujuan sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi maju, sekaligus pusat wirausaha baru di bidang teknologi maju. Komitmen dan dukungan jangka panjang berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi menjadi faktor kunci suksesnya program STP nasional.
"Ini sesuai dengan Nawa Cita program Pak Jokowi. Khususnya untuk menyediakan sarana dan prasarana tercipta dan lebih tumbuhnya lagi teknologi Indonesia," tambahnya.
Pembangunan STP ini akan disesuaikan dengan potensi sektor yang berkembang di kabupaten dan kota terkait, misalnya perkotaan fokus ke sektor industri, pedesaan fokus ke pertanian dan daerah pesisir fokus ke perikanan dan kelautan.
Hal ini juga menjadi strategi pemerintah agar sektor industri manufaktur dapat berkembang dan mengintensifkan produksi barang bernilai tambah.
