Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) menggandeng Kitabisa dan Slank melakukan penggalangan dana. Penggalangan dana ini diberi nama Gerakan #SumbangSuara. Menurut Ketua YABB, Monica Oudang, gerakan ini bertujuan membantu para pekerja harian.
"Kami mendukung pekerja harian melewati masa-masa sulit. Berdasarkan data BPS 2019, 55 persen dari seluruh tenaga kerja di Indonesia bekerja di sektor informal. Para pekerja harian ada di sekitar kita," jelas Monica dalam press conference virtual, Selasa (29/4).
Dilanjutkan Monica, sektor informal yang ditargetkan ini tidak hanya sopir ojol saja, melainkan pula pekerja harian yang terdampak dari situasi Covid-19 ini. Seperti, sopir angkot, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
"Tentunya kami menargetkan orang-orang yang sangat terdampak dari sepinya jalanan. Ini bisa supir angkot, pedagangan asongan, tujuan agar kami bisa menjangkau ke semua pekerja harian dan bantuan yang kami salurkan sesuai target. Sepinya jalan juga berimabas terhadap juga ke toko-toko, warung makan," ungkap dia.
Advertisement
Gerakan #SumbangSuara yang diinisiasi YABB dengan menggandeng Slank dan Kitabisa ini ditargetkan mampu menggalang dana sebesar Rp 15 miliar.
"Minimum Rp 15 miliar. Bantuannya nanti dalam bentuk paket sembako senilai Rp 100 ribu rupiah," kata Monica.
Periode penggalangan dana ini, mulai 29 April sampai dengan 30 Juni 2020. Diharapkan lebih dari sebulan donasi bisa terkumpul sesuai target. YABB ini nantinya tak sendirian membagikan bentuk bantuan. Namun menggandeng beberapa lembaga sosial yang terpercaya untuk membantu.
"Ada Baznas, NuCare, Lazizmu, Foodbank of Indonesia, dan akan ada banyak lagi lembaga-lembaga yang akan diajak bekerja sama," jelas dia.
Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi gerakan YABB dalam program Gerakan #SumbangSuara dengan menggandeng Kitabisa dan Slank. Baznas pun, kata dia, akan memaksimalkan jaringan yang dimiliki untuk menyukseskan gerakan ini.
"Mudah-mudahan juga ini jadi gerakan buat kita sebagai kebangkitan. Kami akan mendukung kampanye ini ke masyarakat dan siapkan tim untuk bantu membagikan mereka yang membutuhkan," terangnya.
Perlu diketahui, YABB ini merupakan sayap organisasi milik Gojek.
